Home Informasi Setiap saat 7000 Liter Solar Ilegal Diamankan, 2 Tersangka Dibekuk Polisi

7000 Liter Solar Ilegal Diamankan, 2 Tersangka Dibekuk Polisi

0
7000 Liter Solar Ilegal Diamankan, 2 Tersangka Dibekuk Polisi

Polda Sumsel – Kepolisian menetapkan dua orang tersangka usai Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bersama Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, menangkap sebuah kapal motor bermuatan 16 drum setara 3000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal.

 

Namun setelah dilakukan pengembangan, ditemukan 4000 liter lagi, hingga total ada 7000 liter solar ilegal Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Sumsel, Kombes Pol Robinson DP. Siregar mengatakan, kedua tersangka yang diamankan yakni berinisial MAS (53), warga Palembang selaku pemilik BBM ilegal dan MA (34), warga Banyuasin, selaku Nahkoda kapal. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa BBM jenis solar olahan sebanyak 16 drum didapat MA dari salah seorang berinisial US (buron) seharga Rp. 1 juta/drum atau setara dengan 200 liter.

 

Rencananya, BBM tersebut akan dijual di daerah Banyuasin dengan harga Rp. 1,2 juta/drum. “BBM jenis solar tersebut awalnya merupakan minyak bumi yang berasal dari sumur-sumur tua atau pengeboran masyarakat yang ada di daerah sekayu Kabupaten Muba.

 

Selanjutnya diolah atau disuling secara tradisional menjadi bbm jenis solar sehingga tidak memiliki izin, katanya, pada Sabtu (22-7-2017).

 

Dari data yang dihimpun Sripo, penangkapan kedua tersangka itu berawal dari operasi rutin yang dilakukan Bakamla RI dan Dit Polairud Polda Sumsel di Perairan Marga Telang, Kabupaten Banyuasin pada Jumat (21-7-2017) sekira 23.30 wib.

 

Terlihat kapal MS. Tunas Karya Tani melintas dan dicurigai membawa BBM Ilegal. Alhasil, setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan 16 drum BBM tanpa surat izin dari pemerintah. Sementara Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Sumsel, AKBP Zahrul Bawadi menambahkan, dari hasil pengembangan, pihaknya juga menemukan 4000 liter solar yang ditimbun dalam gudang milik salah satu tersangka, MA.

 

Dimana seluruhnya tanpa dilengkapi surat yang sah. Penyidik menemukan solar sudah dimasukkan dalam 3 tedmon dan 5 drum di Desa Parit Gantung, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ucapnya.

 

Selain itu, dikatakan Zahrul, pihaknya juga menemukan barang bukti 2 pompa dan selang yang digunakan untuk memindahkan solar kedalam drum dan tangki mobil saat akan dijual. Sampai saat ini ada sekitar 7000 liter BBM jenis solar ilegal yang telah diamankan Polisi.

 

Kita tidak akan berhenti disitu, ini akan terus kita kembangkan kasusnya karena ini merugikan negara, tegasnya. Guna pemeriksaan lebih lanjut, saat ini dua orang tersangka dan satu orang saksi yang diamankan di perairan Banyuasin telah tiba di Mako Dit Polairud untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Sementara US yang menjual BBM jenis solar ilegal pada tersangka M.Aris sedang dalam pengejaran. Tersangka ini akan kita jerat Pasal 52 Jo Pasal 53 huruf b dan d Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan Pasal 480 KUHP, ucapnya.

SHARE