Home Informasi Berkala Awalnya ngobrol. Lalu bertengkar. Tersangka mencabut pisau di pinggang

Awalnya ngobrol. Lalu bertengkar. Tersangka mencabut pisau di pinggang

0
Awalnya ngobrol. Lalu bertengkar. Tersangka mencabut pisau di pinggang

Polda Sumsel  – Tersangka inisial SI (21), beralamat di Kelurahan Muarakelingi Kecamatan Muarakelingi Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, menikam korban inisial DJ (21), rekan sekampungnya hingga tewas.

 

Tersangka nekat menikam korban, karena menuding temannya yang sama-sama bekerja sebagai kuli angkut orgen tunggal “Berkat Yakin” Muarakelingi itu mencuranginya saat bermain judi kartu remi.

 

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Senin (17-7-2017) sekira pukul 22.00 wib, di depan rumah AI (rekan tersangka dan korban) di Kelurahan Tabapingin Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau.

 

Awalnya antara tersangka dan korban hanya ngobrol biasa di depan rumah rekannya AI tersebut. Namun kemudian berlanjut dengan pertengkaran.

 

Saat itu, tersangka mencabut pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menusuk perut korban sebelah kiri sebanyak satu lubang.

 

Setelah itu, tersangka berlari masuk ke dalam rumah, dimana saat itu ada empat orang rekannya di dalam rumah tersebut yaitu AI, YO, BO dan ZA.

 

Mengetahui persitiwa tersebut, YO langsung membawa korban ke RS Siti Aisyah menggunakan sepeda motor. Sedangkan AI memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban di Muarakelingi yang segera datang setelah mendapat kabar tersebut.

 

Adapun korban, yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit, akhirnya meninggal dunia akibat luka tusuk di perutnya. Korban kemudian dibawa oleh keluarganya ke Muarakelingi untuk dimakamkan.

 

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Selatan, pada Selasa (18-7-2017) sekira pukul 13.00 wib, dengan laporan polisi LP/B-123/VII/2017/sumsel/llg/seksel, tgl 18 juli 2017.

 

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuk Linggau Selatan Iptu Afrinaldi mengungkapkan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung memeriksa dan melakukan olah TKP.

 

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan dilapangan, diperoleh keterangan bahwa tersangka lari menyembunyikan diri ditempat keluarganya dilokasi tambang emas di wilayah Sungai Limun, Singkut Propinsi Jambi.

 

Setelah mendapatkan informasi tersebut, saya bersama Kanit Reskrim dan lima orang anggota opsnal langsung berangkat ketempat persembunyian tersangka dan tiba dilokasi sekira pukul 20.30 wib malam tadi, karena untuk menuju lokasi sangat sulit kondisi jalannya rusak parah, ungkap Iptu Afrinaldi, pada Rabu (19-7-2017).

 

Dilanjutkan, setiba dilokasi anggota kemudian diplot dipinggir jalan. Sementara ia bersama Kanit Reskrim masuk kedalam rumah tempat persembunyian tersangka.

 

Ia kemudian menemui pemilik rumah dan menjelaskan maksud kedatangan lalu meminta agar tersangka diserahkan. Namun, pemilik rumah menjelaskan bahwa tersangka tidak berada ditempat, sedang keluar bersama anaknya.

 

Kita minta pemilik rumah untuk menelpon anaknya agar pulang bersama tersangka dengan alasan ada keperluan. Sekitar 15 menit kemudian, mereka pulang menggunakan sepeda motor lalu langsung disergap oleh anggota yang diplot dipinggir jalan, ujarnya.

 

Tersangka yang mengetahui bahwa yang menyergapnya adalah polisi, lantas berupaya melarikan diri. Namun anggota yang sudah siaga berhasil menangkap tersangka, lalu dibawa ke Lubuklinggau dan diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Selatan untuk diproses dan disidik lebih lanjut.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, motif tersangka melakukan penusukan terhadap korban karena marah dan menuduh korban bermain curang ketika mereka bermain judi kartu remi, katanya.

SHARE