Home Informasi Setiap saat Dua Pengedar Ini Tak Menyangka Jika Pembelinya Polisi

Dua Pengedar Ini Tak Menyangka Jika Pembelinya Polisi

0
Dua Pengedar Ini Tak Menyangka Jika Pembelinya Polisi

Polda Sumsel – Tersangka inisial IR Alias AW, warga kelurahan Air Kati dan AS ‎warga Kelurahan Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Sumatera Selatan, tak menyangka jika pemesan ganja yang mereka adalah petugas ‎ Satuan Reserse dan Narkoba (Satresnarkoba) Mapolres Lubuklinggau yang melakukan penyamaran.

Dari tangan keduanya petugas berhasil menyita barang bukti (BB) enam buah lintingan ganja, satu buah plastik besar berisi daun, batang dan biji‎ seberat 500 gram, satu plastik berisi buah daun biji dan batang ganja kering dengan berat 500 gram.

Serta satu bungkusan kecil berisi biji, batang dan koran berisikan daun ganja kering, satu unit sepeda motor honda beat warna hijau dengan nomor polisi BG 2313 GY, dan satu buat HP Mito warna hitam.

Saat dirilis di Mapolres Lubuklinggau, tersangka AS mengaku barang haram ‎tersebut merupakan barang pesanan orang lain yang dipesan melalui perantara dirinya. Ia mengatakan barang tersebut di pesan dari Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Rencananya diedarkan di Kelurahan Air Kati, aku hanya nunjukkan tempat jualan saja, setiap ada orang yang mau pesan saya tunjukkan pada pembelinya.

Dalam setiap nunjukkan barang itu aku dapat upah Rp. 250 ribu, ungkapnya, pada Minggu (16-7-2017).

Sementara tersangka IR mengaku tidak tahu menahu ganja tersebut pesanan siapa.

Ia berkilah dirinya hanya bertugas sebagai pengantar saja‎. Yang aku bawa kemarin hanya 500 gram. Setiap habis ngantar barang ke pembeli aku dak pernah diberi upah uang.

Tapi upanya diberi lintingan ganja saja, karena aku juga pemakai, katanya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga di dampingi Wakapolres, Kompol Andi Kumara dan Kasatnarkoba, AKP Fauzie mengatakan jika ‎keduanya diringkus tanpa perlawanan pada Sabtu (15-7-2017) malam pukul 18.30 wib, di jalan poros Kelurahan Air Kati Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.

Penangkapan itu hasil opsnal Satnarkoba Mapolres Lubuklinggau dengan cara undercover mencoba melakukan transaksi dengan kedua tersangka,‎ pertama ditemukan sebuah lintingan ganja siap pakai, kemudian diperiksa dan ditemukan ganja 1,1 kg dalam jok motor, ungkapnya.

Lalu dilakukan pengembangan kembali kasus tersebut, ternyata terungkap jika ganja-ganja itu berasal dari wilayah Musi Rawas (Mura), untuk tempat dan letak wilayahnya saat ini masih dalam pengembangan lebih lanjut.

Dua tersangka itu akan dikenakan pasal 114 junto ‎111 dari undang-undang no 35 tahun 2009, dimana ancaman hukumanya minimal lima tahun penjara. Sampai dengan 20 tahun penjara, dan maksimalnya hukuman mati, katanya.

SHARE