Home Informasi Setiap saat Granat Asap Ini Biasa Dipakai Polisi Khususnya Anggota Brimob

Granat Asap Ini Biasa Dipakai Polisi Khususnya Anggota Brimob

0
Granat Asap Ini Biasa Dipakai Polisi Khususnya Anggota Brimob

Polda Sumsel – Warga Jalan Karya Bersama, Lorong Lubuk Beringin Kelurahan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan granat di rawa sekitar kediaman warga, pada Senin (10-7-2017). Semula, warga sekitar mengira granat manggis yang bisa meledak, tapi setelah diperiksa tim Brimob Polda Sumselternyata jenisnya adalah granat asap yang tidak meledak.

 

Ketua RT setempat, Subangun mengatakan granat itu pertama kali ditemukan oleh HE (30), saat lagi mancing ikan di rawa di daerah Sekojo Palembang, pada Kamis (6-7-2017) lalu.

 

Saat ditemukan, granatnya tersimpan dalam toples plastik dan tertutup rapat. Lalu, dibawa pulang karena sempat dikira mainan. Sesampainya di rumah, HER yang penasaran lalu membuka barang temuannya dan langsung terkejut melihat isinya yang mirip dengan granat.

 

Jadi dia langsung lapor ke kita (Ketua RT) dan diteruskan ke kepolisian, katanya. Pantauan dilapangan, granat itu ditaruh pekarangan rumah warga, tak jauh dari rumah HER.

 

Puluhan warga sekitar berkumpul untuk melihat temuan granat yang bikin heboh. Termasuk para stakeholder terkait, mulai dari lurah, camat dan TNI ikut mendatangi TKP karena penasaran. Demi keamanan warga, polisi pun memasang police line agar tidak terlalu dekat dengan posisi granat.

 

Barulah saat tim Gegana tiba di lokasi, granat tersebut diamankan dan dibawa ke markas Brimob Polda Sumsel. Proses evakuasi granat pun berlangsung cepat dan tanpa kendala.

 

Kanit 1 Subden 1 Den Gegana, Iptu Wuli Hartoyo yang memimpin langsung melihat granat tergeletak di tanah, lalu diambilnya dan digoncang. Tujuannya untuk mengetahui apakah granat dengan berat 0,67 kg itu masih aktif atau tidak, dan ternyata hasilnya sudah kadaluarsa alias tidak bisa digunakan lagi.

 

Penyebab kadaluarsanya bisa karena penyimpanan di tempat basah atau lembab. Tapi kalau disimpan di tempat kering, bisa bertahan lama, jelasnya.

 

Wuli pun menerangkan kalau granat yang ditemukan ini adalah granat asap, bukan granat manggis yang bisa meledak. Meski tidak berbahaya, granat asap tersebut tetap diamankan dan dibawa ke Markas Brimob Polda Sumsel, guna pemeriksaan lebih lanjut dan diusulkan untuk dimusnahkan.

 

Kalau ini granat asap, tidak meledak. Biasa dipakai untuk penanggulangan huru-hara dan untuk memecah konsetrasi massa kerusuhan.

 

Tapi bisa juga digunakan saat pengepungan DPO yang tidak mau keluar dari rumah, katanya. Menurut Wuli, granat asap ini merupakan produksi PT Pindat Indonesia yang biasa dipakai oleh polisi, khususnya anggota Brimob.

 

Biasa dipakai oleh anggota. Kalau TNI punya juga atau tidak saya kurang tahu, ungkapnya.

SHARE