Home Informasi Setiap saat Jemput dan Tahan Pasutri Tersangka Penipuan

Jemput dan Tahan Pasutri Tersangka Penipuan

0

Petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal menunjukkan Pasutri tersangka penipuan dan penggelapan, Rabu (26/7).
Petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal menjemput paksa dan menahan pasangan suami isteri (Pasutri) tersangka kasus penipuan terhadap korban Rusman (54) warga Jalan Lestari Dusun XXI, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/7).

Rabu (26/7) malam, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka KHS alias Dabul (44) warga Desa Sialang Muda Kecamatan Hamparan Perak dan R (49) warga Jalan Saragih, Kompleks Pabrik Gula Desa Muliorejo Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Saat kami sudah melengkapi petunjuk jaksa (P21) dan berencana melimpahkan para tersangka, keduanya tidak mengindahkan panggilan yang telah kami berikan. Sehingga, kami harus melakukan upaya penjemputan disertai penahanan terhadap keduanya, demi kelanjutan proses hukum kasus tersebut.

Peristiwa penipuan dan penggelapan itu terjadi ketika tersangka menjual tapak tanah kepada korban di Jalan Saragih Kompleks Pabrik Gula Desa Muliorejo Kecamatan Sunggal Deliserdang, Rabu (3/9) lalu. Kepada korban, tersangka mengaku memiliki Surat Keterangan (SK) Camat sehingga terjadi kesepakatan jual beli tanah seharga Rp50 juta.

Beberapa hari setelah menerima uang korban, para tersangka tidak dapat menunjukkan surat tanah tersebut. Hal itu menyebabkan korban tidak berani menempati tanah yang menurutnya telah dibeli. Setelah beberapa lama tersangka tak bisa memberikan surat tanah tersebut, korban meminta uangnya dikembalikan namun para tersangka tidak bersedia mengembalikan.

Beberapa bulan kemudian, tersangka KHS mengorek dan menjual tanah yang sudah menjadi kolam itu, sehingga kami langsung memeriksa para terlapor sebagai tersangka. Saat itu, keduanya membuat permohonan untuk tidak dilakukan penahanan, sehingga keduanya tidak ditahan sambil mencari bukti dan saksi untuk perkara yang korban laporkan.

Meski berkas para tersangka sempat dikembalikan jaksa (P19) sebanyak 3 kali, pihaknya akhirnya berhasil melengkapi berkas keduanya sehingga perkara tersebut lengkap (P21). Selanjutnya, petugas mengamankan tersangka R di Kabupaten Langkat, Rabu (26/7), setelah mengamankan dan menahan tersangka KHS, Senin (24/7).

Kedua tersangka dijerat Pasal 378 KUHPidana subs 372 KUHPidana, tentang penipuan dan penggelapan. Terhadap mereka diancam hukuman penjara selama 4 tahun.

SHARE