Home Informasi Setiap saat Kadisdik Sumsel Segera Diperiksa Guna Mengetahui Sistem Entri Data Sertifikasi Guru

Kadisdik Sumsel Segera Diperiksa Guna Mengetahui Sistem Entri Data Sertifikasi Guru

0
Kadisdik Sumsel Segera Diperiksa Guna Mengetahui Sistem Entri Data Sertifikasi Guru

Polda Sumsel – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, berencana secepatnya memanggil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo, terkait operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) sertifikasi guru di dinas tersebut, pada Kamis (20-7-2017) lalu.

 

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto M.Si mengatakan, keterangan Kepala Dinas Pendidikan Sunsel sangat diperlukan, untuk memberikan penjelasan terkait sistem entri data sertifikasi guru tersebut.

 

Pihaknya ingin mengetahui terkait aliran dana pungli tersebut, siapa saja yang menikmatinya. Tetap kami periksa. Pada prinsip kausalitas, kita lihat sebab akibatnya. Apakah ada aliran dana, baik secara tunai maupun transfer, atau tidak, katanya, pada Senin (24-7-2017).

 

Hingga saat ini, dikatakan Kapolda Sumsel, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka kasus pungli tersebut. Yakni Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Pendidik SE, Kasi PTK SMA KU, serta Staf PTK SMA inisial A.

 

Tersangka Asni diketahui melakukan pungutan terhadap guru yang hendak mengumpulkan berkas sertifikasi. Asni mengakui menerima uang dengan jumlah yang bervariasi, dari Rp. 200-700 ribu per orang.

 

Sementara tersangka KU mengaku bahwa dirinya mengetahui A menerima uang-uang tersebut, dan KU memerintahkan A untuk menyimpan uang tersebut di dalam lemari dan akan dihitung setelah semuanya terkumpul menjadi satu. Lalu tersangka S yang merupakan Kabid PTK Disdik Sumsel, tertangkap tangan menyimpan uang tunai sejumlah Rp. 36,65 juta di dalam tas pribadinya saat digeledah Satgas OTT Pungli.

 

Tersangka S mengakui bahwa uang tersebut merupakan uang pemberian dari beberapa kepala sekolah dan guru sebagai tanda terima kasih, ungkap Kapolda Sumsel.

 

Saat ini ketiganya ditahan di Mapolda Sumsel. Kapolda pun berujar, pihaknya masih terus melakukan pendalaman dan menyelidiki aliran dana pungli tersebut apakah terhenti di Syahrial atau mengalir lebih jauh lagi ke pihak-pihak lainnya.

SHARE