Home Informasi Serta Merta Kapolda Dan Pangdam Juga Ikut Latihan Bersama

Kapolda Dan Pangdam Juga Ikut Latihan Bersama

0
Kapolda Dan Pangdam Juga Ikut Latihan Bersama

Polda Sumsel – Aparat gabungan Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menggelar apel latihan beladiri bersama, sebagai bentuk antisipasi terhadap kelompok radikal dan pelaku terorisme. Latihan ini sebagai bentuk antisipasi kita sebagai unsur keamanan terkait dengan ancaman terorisme dan radikalisme yang semakin menunjukkan keberadaannya secara terbuka. Sehingga dengan apel latihan beladiri. Kita ingin menunjukkan bahwa kita siap melakukan perlawanan demi menjaga keamanan wilayah Sumatera Selatan, tegas Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI A. M. Putranto usai memimpin Apel di Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, pada Jumat (7-7-2017). Lanjut Putranto, latihan ini sebagai pesan nyata bagi oknum atau kelompok tertentu jangan coba-coba mengganggu dan membuat kegaduhan di Sumsel. Karena jika hal itu terjadi, tentunya akan berhadapan dengan TNI secara langsung dan masyarakat Sumsel. Kami ingatkan, jangan main-main dengan kami. Kalian (Kelompok radikal dan pelaku teror) yang mati atau kami, jadi jangan coba menganggu kedamaian di sini (Sumsel), tegasnya lagi. Penegasan ini disampaikan karena menurutnya tidak ada tempat untuk kelompok radikalisme di Indonesia ini dan tidak pula ada agama manapun yang mengajarkan tindakan terorisme dan kekerasan. Termasuk oknum-oknum yang meneyebarkan provokasi dengan menakut-nakuti masyarakat. Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, mengatakan, pihak kepolisian bersama TNI akan melakukan razia di bengkel senjata api rakitan untuk menekan terjadinya pasokan senjata terhadap kelompok radikal, maupun digunakan sebagai tindakan kriminal. Kemarin di Kabupaten OKU Timur sudah dilakukan razia terhadap bengkel senpira dan ini akan terus kita lakukan. Jadi Polisi bersama TNIakan terus melakukan razia untuk mencegah ini (Pasokan senpira), tegas Kapolda Sumsel. Tindakan ini sesuai informasi Badan intelijen yang menyebut bahwa sasaran kelompok radikal mulai menyasar pihak keamanan. Saya tegaskan, kami tidak takut sekecil apapun ancaman itu dan akan kami hadapi (tindaklanjuti segera), katanya.

SHARE