Home Informasi Serta Merta Pasal Kemplang Panggang, PNS Dibacok Tetangga

Pasal Kemplang Panggang, PNS Dibacok Tetangga

0
Pasal Kemplang Panggang, PNS Dibacok Tetangga

Polda Sumsel – Naas dialami korban inisial EF (50), Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Rusun Blok 1 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sumatera Selatan. Pasalnya, hanya gara-gara kemplang panggang ia harus dibacok keluarga ‘FR’, yang taklain adalah tetangganya sendiri.

 

Akibatnya, korban harus dilarikan kerumah sakit lantaran kepalanya mengalami luka robek senjata tajam (sajam) jenis parang. Tak terima dengan apa yang dialaminya, usai menjalani perawatan di rumah sakit korban ditemani anaknya, pada Senin siang (10-7-2017), langsung melaporkan ‘FR’ ke SPK Terpadu Polresta Palembang.

 

Menurut keterangan korban, aksi pembacokan yang dialaminya bermula saat anaknya membeli kemplang panggang di warung tak jauh dari rumahnya. Namun, saat anaknya hendak membawa pulang kemplang tersebut kerumah tiba-tiba kemplang itu dirampas oleh anak Pelaku ‘FR’ hingga membuat anak korban menangis dan mengadukan hal tersebut kepada korban. Yang membuat anak saya nangis dan ngadu ke saya, karena ketika anak saya ingin kembali mengambil kemplang tersebut, anak terlapor ini langsung memukuli anak saya.

 

Mendengar cerita anak saya itu, saya lantas mendatangi rumah orang tua anak yang telah memukuli anak saya itu,” terangnya dihadapan petugas SPK Terpadu. Dilanjutkan korban, setelah sampai dirumah orang tua anak tersebut, korban langsung disambut dengan aksi pembacokan yang dilakukan terlapor ‘FR’ beserta orang-orang lainnya yang sedang berada di kediaman pelaku. Ketika saya datang, saya langsung diserang Pak!, hingga kepala saya mengalami luka robek akibat dibacok pelaku.

 

Saya mengalami tiga luka jahitan dikepala, saya tak senang dengan perbutan terlapor dan berharap polisi segera mengamankan pelaku, harapnya.

 

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya laporan tersebut dan laporan itu segera akan ditindaklanjuti. Jika terbukti bersalah terlapor dapat dipenjara, singkatnya.

SHARE