Home Informasi Serta Merta Pelayanan Disdukcapil Lahat Lumpuh Total Setelah Tim Saber Pungli Lakukan OTT Pungli

Pelayanan Disdukcapil Lahat Lumpuh Total Setelah Tim Saber Pungli Lakukan OTT Pungli

0
Pelayanan Disdukcapil Lahat Lumpuh Total Setelah Tim Saber Pungli Lakukan OTT Pungli

Polda Sumsel – Tim Saber  Pungutan Liar (Pungli) Polres Lahat, kembali berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini OTT di lakukan di Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Pemkab Lahat, tepatnya di bagian identitas kependudukan.

 

Kuat dugaan, terjadinya OTT lantaran pegawai identitas kependudukan meminta sejumlah uang kepada warga yang akan membuat akta kelahiran. Ya kita lakukan OTT di bagian identitas kependudukan Disdukcapil Lahat.

 

Satu ruangan tersebut kita bawa ke Polres Lahat, untuk dimintai keterangan, tegas Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Ginanjar, pada Selasa (25-7-2017).

 

Lebih lanjut diterangkanya dari hasil pemeriksaan setidaknya tiga orang ditetapkan jadi tersangka atau pelaku yang diduga melakukan tindak pidana melakukan pungutan biaya dalam pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan (KTP/KK) sesuai dengan Pasal 95 B UU. RI. No. 24 tahun 2013 tentang Administrasi.

 

Ketiganya yakni IK (52) Kasi Identitas Penduduk, AM (44) Staf bidang pengurusan KTP / KK baru dan AR (43), Kasi Pindah Datang Penduduk. Untuk kronologi OTT sendiri, dikatakanya bedasarkan laporan masyarakat melalui sms online 24 Juli 2017 yang mengeluhkan pelayanan pembuatan KTP dengan alasan blangko kosong.

 

Selanjutnya personel Polres Lahat melakukan penyelidikan dan menemukan adanya Pungli. Saat dilakukan penggeledahan terhadap beberapa meja pegawai dinas Dukcapil setelah adanya pemohon KTP yang masuk untuk menghadap tersangka kemudian ditemukan adanya uang yang diduga hasil dari kepengurusan dokumen penduduk berikut beberapa berkas kepengurusan dokumen penduduk, ungkap Roby.

 

Untuk barang bukti yang diamankan sendiri dirinci Roby yakni Uang tunai sebesar Rp. 1.827.000 dan 319 lembar blanko KTP kosong, satu bundel Blanko KK kosong, tiga amplop kosong bekas, tiga unit handphone dan beberapa berkas kepengurusan KK dan KTP.

 

Sementara itu, pantauan koran ini di Polres Lahat, tak kurang puluhan pegawai diperiksa tim Satreskrim Lahat. Banyaknya pegawai pemeriksaan harus dilakukan di tiga ruangan yakni ruang Pidkor, PPA, Pidsus dan Pidum Polres Lahat.

 

Tak hanya itu, pemeriksaan yang dilakukan mulai sekitar pukul 12.30 wib hingga berita ini ditulis masih dilakukan dan tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru. Sementara itu dari informasi yang berhasil dihimpun saat terjadi OTT pegawai sedang beraktifitas seperti biasa. Namun, saat tim Saber pungli beraksi pegawai di bagian tersebut tercengang dan terkesan ketakutan. Aktifitas di bagian identitas kependudukanpun seketika ‘lumpuh’ total terlebih seluruh pegawai mulai dari Kepala Bidang, Kepala Seksi dan staf pegawai yang biasa memberikan pelayanan kepada masyarakat ‘digiring’ ke Polres Lahat untuk dimintai keterangan.

 

Pantaun di lokasi ruang kantor yang biasa ramai aktifitas pegawai dan warga jadi kosong melompong. Hanya terlihat peralatan kantor dan berkas berkas diatas meja. Awalnya dak tau jugo pak. Tiba tiba tedengar ado OTT.

 

Memang sempat ramai tadi dan warga yang saat itu berlayanan sempat terkejut dan tak sedikit berlari dari  lokasi pelayanan mendengar Polisi melakukan OTT,”terang Amir, warga Lahat yang akan membuat akta saat kejadian OTT.

 

Sementara itu, beberapa pegawai di Disdukcapil mengaku tidak tahu atas kejadian tersebut. Tak hanya itu, hingga berita ini dibuat Kepala Disdukcapil Lahat sendiri belum bisa dikonfirmasi termasuk melalui sambungan telephon. Dak tau pak apo yang terjadi. Kami jugo dak lihat, kilah salah salah satu pegawai di Disdukcapil Pemkab Lahat.

SHARE