Home Informasi Berkala Tak Terima Diejek Dengan Kata-Kata Ini, Tersangka Membunuh Korban

Tak Terima Diejek Dengan Kata-Kata Ini, Tersangka Membunuh Korban

0
Tak Terima Diejek Dengan Kata-Kata Ini, Tersangka Membunuh Korban

Polda Sumsel – Setelah buron sejak beberapa hari, tersangka inisial DW (23), pembunuh korban inisial AA (18), warga Jalan Abikusno Lorong Gotong Royong Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang, Sumatera Selatan, berhasil dibekuk oleh tim Satreskrim Polsek Kertapati Palembang. Tersangka pembunuhan terjadi pada Jumat (7-7-/2017).

 

Ini dicokok saat berada di rumah saudara angkatnya di Jalan Abikusno Lorong Becek Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang, pada Senin (10-7-2017).

 

Tersangka mengaku tega menghilangkan nyawa korban dikarenakan sakit hati, korban mengejek kekurangannya memiliki mata rabun.

 

Tak terima diejek sehingga ia nekat membunuh korban. Saya dendam dengan korban mengejek kekurangan saya. Jadi saya nekat membunuh dia, katanya saat gelar perkara di Polsek Kertapati Palembang, pada Rabu (12-7-2017).

 

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Delli Haris saat didampingi Kanit Reskrim, Ipda Uzer menerangkan saat ditangkap anggota tersangka yang sedang santai tak dapat berkutik lagi.

 

Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti sebuah sarung senjata tajam (Sajam) jenis sangkur dan satu buah besi stenlis panjang kurang lebih 60 cm.

 

Tersangka ini kita tangkap di rumah saudara angkatnya. Kita amankan beserta barang bukti, ujarnya. Adapun modus tersangka menghabisi nyawa korban lantaran mengejek tersangka dengan mata rabun. Tak terima telah diejek oleh korban, lantas tersangka pulang ke rumahnya mengambil sajam dan besi untuk menghabisi nyawa korban.

 

Saat bertemu ia langsung memukul korban di bagian kepala dan menusukan pisaunya dengan membabi buta ke sekujur tubuhnya yang membuat tewas, ungkap dia.

 

Delli menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan sementara, diduga masih ada pelaku lainnya yang menewaskan korban.

 

Atas ulahnya tersangka akan kita jerat dengan pasal 338 dengan hukuman penjara diatas 5 tahun penjara, katanya.

SHARE