Home Informasi Setiap saat Kapolres Ogan Ilir Paling Takut Jika Terjadi Masalah Ini Di Wilayah Pemulutan

Kapolres Ogan Ilir Paling Takut Jika Terjadi Masalah Ini Di Wilayah Pemulutan

0
Kapolres Ogan Ilir Paling Takut Jika Terjadi Masalah Ini Di Wilayah Pemulutan

Polda Sumsel – Dua warga yang tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), saat ini telah ditahan oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

 

Keduanya berinisial T dan  K, tercatat warga Desa Sungai Rambutan Inderalaya Utara Kabupaten OI. Kapolres OI AKBP M Arief Rifai SIk memastikan dua warga tersebut terancam enam tahun penjara.

 

Hal tersebut ditegaskan oleh orang nomor satu di Polres OI, pada Jumat (28-7-2017) saat berada di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Inderalaya.

 

Bersama barang bukti, kedua warga yang tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan telah kami tahan. Dan saya pastikan hukumannya enam tahun penjara, tegas AKBP Arief. Sementara diketahui, warga inisial K tertangkap tangan oleh Satgas Gabungan ketika melakukan pembakaran lahan seluas setengah hektare di Desa Arisan Jaya Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten OI, Jumat sore (21-7-2017) lalu.

 

Dari tangannya, Polisi menyita barang bukti berupa bahan bakar jenis premium sebanyak setengah botol air mineral, korek api gas serta parang dan arit. Guna menjalani penyelidikkan lebih lanjut, ia kini mendekam di jeruji besi tahanan Mapolres OI.

 

Dikatakan Kapolres, segala upaya telah dilakukan oleh pihaknya dalam mengantisipasi, mencegah jangan sampai terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya di Kabupaten OI.

 

Upaya yang dilakukan dimulai dari pembangunan sekat kanal, sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan dan segala bentuk upaya-upaya pencegahan lainnya telah dilaksanakan. Tapi toh, masih terjadi kebakaran lahan.

 

Manakalanya terjadi kebakaran hutan dan lahan, kita padamkan melalui jalur darat. Apabila tidak bisa dipadamkan melalui jalur darat, kita telpon pihak BPBD OI yang nantinya berkoordinasi dengan pihak Provinsi untuk mengirimkan helikopter BNPB melakukan pemadaman melalui jalur udara.

 

Segala upaya telah saya laksanakan demi mencegah jangan sampai terjadinya Karhutla, kesal Kapolres OI. Ditambahkan AKBP Arief, pihaknya telah mengumpulkan seluruh jajaran Camat untuk aktif dan memberikan penyadaran kepada warganya masing-masing agar turut andil mencegah jangan sampai terjadinya Karhutla.

 

Apalagi tuh yang di Pemulutan, saya paling takut apabila terjadi Karhutla disana. Karena asapnya sampai ke Jakabaring, ujar Kapolres OI.

 

Ia menyebutkan, sebentar Sumsel akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018. Mari kita bersama-sama bersinergi, kita berikan penyadaran kepada warga agar turut andil mencegah jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan, ajaknya.

SHARE