Home Informasi Setiap saat AIPDA KETUT ARDANA JALANI SIDANG KODE ETIK DI POLRES KLUNGKUNG

AIPDA KETUT ARDANA JALANI SIDANG KODE ETIK DI POLRES KLUNGKUNG

0

Kepolisian Resort Klungkung melaksanakan sidang Komisi Kode Etik Kepolisian terhadap Aipda I Ketut Ardana, Nrp. 60040334, yang melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Kepolisian, bertempat di Gedung Nusa Penida harapan Polres Klungkung, Selasa, 19/9/2017.

Pelaksanaan Sidang Kode Etik Kepolisian ini dipimpin Waka Polres Klungkung Kompol. Ketut Widiada, SiK, selaku Ketua Sidang Komisi, Kabag Sumda Kompol Made Sudanta, SH. dan Kasat Reskrim AKP. Made Agus Dwi Wirawan, SH. selaku wakil Ketua Sidang Komisi serta Kasi Propam Ipda Ida bagus made Penatih selaku penuntut.

Pelaksanaan Sidang Komisi Kode Etik Kepolisian (KKEP) kali ini merupakan sidang dengan agenda pembacaan putusan.

Hukuman yang dijatuhkan terhadap Aipda I Ketut Ardana dijatuhi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), karena Telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf b dan atau pasal 10 huruf a dan atau pasal 11 huruf c dan atau pasal 15 huruf e Perkap 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Propesi Polri, junto pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Repubulik Indonesia Nomer 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri.

Ketua Komisi memutuskan Sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor : Put/ KKEP/ 02/ IX/ 2017/KKEP tanggal 19 September 2017, maka Ketua, Wakil Ketua dan anggota Komisi memutuskan terduga pelanggar an. Aipda I Ketut Ardana Nrp 60040334 Jabatan Bamin Ops Siwas Polres Klungkung menjatuhkan sangsi berupa rekomendasi Pemberhentian Tidak dengan Hormat ( PTDH ) sebagai Anggota Polri.

Aipda Ketut Ardana yang disidangkan itu terkait kasus pelanggaran Kode Etik Profesi Kepolisian, antara lain terlibat dalam perbuatan cabul terhadap seorang perempuan yang masih dibawah umur.

Sebelum sidang putusan ini, dilaksanakan telah dilakukan Wanjak yang diikuti para pejabat utama Polres Klungkung, serta para perwira untuk dimintakan pendapat serta saran mengenai putusan yang akan diberikan kepada Aipda Ketut Ardana.

Waka Polres Klungkung, selaku pimpinan sidang menyampaikan, putusan yang dijatuhkan ini sudah berdasarkan pertimbangan yang matang serta melalui tahapan sebagaimana mestinya. Kepada Aipda Ketut Ardana dapat mengambil hikmahnya. “PTDH bukanlah akhir dari segalanya, tapi mungkin Tuhan berkehendak lain dalam perjalanan hidup anda. Jadikan hal ini sebagai pelajaran hidup yang berharga untuk merubah diri kearah yang lebih baik.

SHARE