Home POLDA JAWA BARAT Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar Ungkap Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar Ungkap Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

0

Pada hari Jum’at (15/9/2017) Polda Jabar melaksanakan Press Release di Ruangan Riung Mungpulung Polda Jabar. Yang mana Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar telah berhasil mengungkapkan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang merupakan kelompok Aceh di wilayah Kota Bandung. Dalam pengungkapan tersebut Direktorat Reserse Narkoba berhasil menangkap 7 (tujuh) orang dan 1 (orang) masih DPO.

Tersangka yang telah ditangkap yaitu AL (48), BEN (32), MH (40), TK (40), IR (33), HS (43), HK (44), dan DPO 1(satu)orang, yaitu DY. Dengan kronologis yang berawal dari pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja pada hari Selasa  tanggal 12 September 2017 pukul 11.00 WIB dijalan Jamaras Timur Kel. Jatihandap Kec. Mandalajati Kota Bandung dengan tersangka atas nama IR, TK, HK, dan HS. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka TK, Direktorat Reserse Narkoba kemudian melakukan pegeledahan di rumah MH namun tidak ditemukan barang bukti, lalu melanjutkan pengembangan terhadap tersangka MH dan tertangkap BEN dan AL pada hari Rabu tanggal 13 September 2017 sekitar pukul 11.00 Wib di Jl. Cilimus Kota Bandung, dan dilakuakn penggeledahan di ru mah tersangka AL di Jl. Sersan Bajuri No. 13, Kel. Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung.

Dari penangkapan tersebut Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengamankan barang bukti yaitu 4 (empat) Kilo Gram Sabu, 1 (satu) buah timbangan digital, 18 (delapan belas) HP, 5 (lima) buku Rekening Bank, 1 (satu) buah Kartu ATM, Di duga seperangkat alat dan bahan pembuatan Ecstasy (Prekusor)

“Para pelaku dikenai Undang-Undang RI No. 35 tahun 2017 tentang Narkotika, tersangka telah melanggar Pasal 114 (2) dengan ancaman hukuman mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6(enam) tahun dan paling lama 20(dua puluh) tahun, Pasal 111(1) dengan ancaman dipidana paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas ) tahun,  Pasal 112 (2) dengan ancaman dipidana paling singkat 5(lima) tahun dan paling lama 20(dua puluh) tahun, dan Pasal 132(1) dengan ancaman pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal-Pasal tersebut” ujar Kapolda Jabar.

SHARE