Home Informasi Berkala Dua Sekawan Yang Kerap Beraksi Melakukan Penjambretan Ponsel, Akhirnya Ketiban Apes Ketika...

Dua Sekawan Yang Kerap Beraksi Melakukan Penjambretan Ponsel, Akhirnya Ketiban Apes Ketika Beraksi Untuk Kedelapan Kalinya

0
Dua Sekawan Yang Kerap Beraksi Melakukan Penjambretan Ponsel, Akhirnya Ketiban Apes Ketika Beraksi Untuk Kedelapan Kalinya

Polda Sumsel – Dua sekawan yaitu tersangka inisial AS (23) dan MDP (21) yang kerap beraksi melakukan penjambretan ponsel, akhirnya ketiban apes ketika beraksi untuk kedelapan kalinya.

 

Ini yang kedelapan kalinya pak sama yang ketangkap. Ya untuk sasarannya itu cewek-cewek lagi asik main ponsel. Ada yang dijual ada juga untuk di pakai sendiri, ungkap tersangka AS yang bertugas sebagai pengendara motor, saat ungkap kasus di Mapolsek Sako Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (16-9-2017).

 

Kedua warga Jalan Mayor Zen Lorong Segaran Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang ini, beraksi 14 September lalu di jalan Payo Durian Kelurahan Sialang Sako Palembang. Korbannya inisial SSP (17) yang sedang sibuk main ponsel, tidak jauh dari rumahnya.

 

Korban bersama teman-temannya tengah duduk di pinggir jalan di depan rumah, saat mereka sedang asik main ponsel langsung kami dekati, ujar Adi. Dengan mengendarai motor Honda Beat warna hitam Nopol BG 2913 ABC, keduanya yang telah mendapatkan ponsel milik korban berupaya kabur.

 

Namun, warga yang mendengar teriakan korban langsung berupaya mengejar kedua tersangka. Panik, motor yang mereka kendarai masuk ke dalam parit.

 

Melihat keduanya terjatuh, warga langsung menangkap keduanya dan memukuli keduanya ramai-ramai. Beruntung ada petugas Polsek Sako yang sedang patroli dan segera mengamankan kedua tersangka.

 

Kapolsek Sako Palembang, Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim, Iptu Mufli berujar, telah mengamankan dua kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan yang meresahkan warga dan setidaknya sudah delapan kali beraksi.

 

Barang bukti motor tersangka, ponsel korban dan sebuah celurit yang digunakan untuk jaga-jaga oleh tersangka. Atas tindakanya itu tersangka terancam pasal 365 KUHP di atas 5 tahun, ucap Firdaus.

SHARE