Home Informasi Berkala Dua Tersangka Jambret Ditangkap Massa Saat Beraksi Di Pasar Baru

Dua Tersangka Jambret Ditangkap Massa Saat Beraksi Di Pasar Baru

0
Dua Tersangka Jambret Ditangkap Massa Saat Beraksi Di Pasar Baru

Polda Sumsel – Dua tersangka jambret inisial MN (18) dan MU (19) ditangkap massa saat beraksi di Pasar Baru Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Selasa (12-9-2017) malam.

 

Beruntung petugas patroli dari Polsek Baturaja Timur dipimpin langsung oleh Kapolsek, AKP Saharudin, SH tiba di lokasi sebelum digebuk massa.

 

Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Baturaja Timur. Menurut informasi dari warga, pristiwa itu terjadi sekira pukul 22.00 wib, pelaku menjambret korbannya di depan Kantor FIF Pasar Baru Baturaja.

 

Saat beraksi korban berteriak minta tolong dan mendapat respon dari warga sekitar yang kemudian beramai-ramai mengejar dan  mengamankan dua pelaku.

 

Tersangka MN yang tercatat sebagai warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur ini mengaku melakukan aksi jambret bersama MU (19), warga Dusun III Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan OKU.

 

Dihadapan polisi tersangka MN berdalih terpaksa menjambret demi mencari biaya untuk persalinan istrinya. Menurut MN dari gajinya sebagai buruh cuci mobil tidak cukup, sehingga terpaksa menjambret.

 

Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharuddin SH, pada Rabu (13-9-2017), membenarkan penangakapan dua tersangka jambret.

 

Telat lima menit saja kita datang, maka keduanya pasti babak belur digebuki massa. Terang Kapolsek seraya menambahkan saat tertangkap masa kedua tersangka nyaris dihakimi massa. Menurut Kapolsek, dari tangan kedua tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit televisi 31 inci, satu tabung gas 3 kilogram, jam tangan serta perlengkapan bayi di rumah tersangka ME.

 

Dikatakan Kapolres, perlengkapan bayi diduga dibeli tersangka dari hasil kejahatannya. Sementara untuk televisi, jam tangan dan tabung gas 3 kg dicuri tersangka dari korbannya yang terakhir sebelum tertangkap. Disisi lain, tersangka MN mengaku, sudah empat kali menjambret bersama MU.

 

Setiap beraksi keduanya menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R tanpa nopol milik MU. Kadang-kadang kita dapat handphone dan uang ratusan ribu.

 

Tetapi pernah cuma dapat tas berisi surat-surat berharga saja, terang tersangka MN. Tersangka juga mengakui keduanya pernah mencuri di rumah kosong yang ada di kawasan Desa Tanjung Baru.

 

Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memecahkan kaca jendela dapurnya. Lalu mengambil satu unit televisi 31 inci, satu unit tabung gas 3 Kg, satu unit riserver parabola dan jam tangan.

 

Menurut pengakuan tersangka barang-barang hasil curian itu belum sempat dijual karena pelaku keburu ditangkap polisi.

 

Sedangkan uang hasil kejahatan yang dilakukan selama ini ungkap menurut tersangka. sudah dibelikan perlengkapan bayi, karena sebulan lagi istrinya akan melahirkan anak pertama.

SHARE