Home Informasi Serta Merta Kapolda Sumsel Hal Itu Baru Dugaan Karena Sejauh Ini Tersangkanya Belum Tertangkap...

Kapolda Sumsel Hal Itu Baru Dugaan Karena Sejauh Ini Tersangkanya Belum Tertangkap Dan Masih Dalam Pengejaran Anggota

0
Kapolda Sumsel Hal Itu Baru Dugaan Karena Sejauh Ini Tersangkanya Belum Tertangkap Dan Masih Dalam Pengejaran Anggota

Polda Sumsel ā€“ Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Pol Zulkarnain Adinegara, pada Kamis 21-9-2017 kemarin mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan penyidik Polresta Palembang diduga yang menembak korban inisial TA (38), hingga tewas di kawasanan Jalan Angkatan 66 Sekip Palembang belum lama ini, yakni oknum anggota kepolisian.

Namun menurut Kapolda Sumsel, hal itu baru dugaan karena sejauh ini tersangkanya belum tertangkap dan masih dalam pengejaran anggota di lapangan.

Bahkan dalam penyelidikan kasus penembakan tersebut dirinya juga telah memerintahkan anggota Bid Propam untuk melakukan penyelidikan. Informasi dari penyidik Polresta Palembang diduga pelaku yang menembak korban adalah oknum anggota Polri.

Tapi ini kan masih dugaan dan kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadaptersangkanya. Jadi kita lihat nanti kalau pelakunya sudah tertangkap, ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, karena kasus penembakan tersebut masih dalam penyelidikan maka sejauh ini pihaknya belum mengetahui apa sebenarnya motif hingga pelaku menembak korban hingga korban meninggal dunia.

Kalau sudah tertangkap pasti akan jelas motifnya, apakah disebabkan dendam atau sakit hati. Begitu juga untuk pasal yang nantinya akan diterapkan kepada pelakunya, bisa kita terapkan Pasal 338 KUHP atau pasal penganiayaan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia, jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolda, apabila nanti pelakunya tertangkap dan memang benar oknum anggota Polri, tentunya pelakunya akan dihadapkan dalam dua persidangan yakni persidangan pidana dan persidangan kode etik kepolisian.

Untuk sidang kode etik tersebut, jika dari persidangan pidana umum pelakunya dijatuhkan hukuman 4 tahun maka sesuai peraturan Kapolri, untuk pelakunya akan dilakukan pemecetan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), tegas Kapolda Sumsel.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumsel juga meminta maaf kepada keluraga korban jika ternyata benar pelakunya adalah oknum anggota Polri.

SHARE