Home POLDA SUMATERA UTARA Karyawan Tewas Masuk dalam Mesin

Karyawan Tewas Masuk dalam Mesin

0

Mesin tresher milik PKS DPI yang diperbaiki korban bersama dua rekannya, karena mengalami kerusakan, Selasa (12/9).
Seorang karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Djaya Putra Indonesia (DPI) di Du¬sun III, Desa Gajah Sakti, Ke¬camatan Bandar Pulau, tewas menga¬lami kecelakaan kerja, Senin (11/9) pukul 18.30 WIB.

Karyawan itu, Imam Agus Faisal (23), warga Dusun I Desa Pulau Maria Keca¬matan Teluk Dalam, tewas dengan kondisi mengenaskan masuk ke dalam mesin compeur. “Korban masuk ke dalam mesin compeur hingga te-was,” ungkap Kapolsek Ban¬dar Pulau, AKP M Surbakti melalui Kanit Res Iptu Sis¬woyo, Selasa (12/9).

Siswoyo mengatakan, si¬ang itu, korban bersama dua rekannya, Budiantoni (29) warga Dusun III Desa Gajah Sakti Ke¬camatan Bandar Pu¬lau dan Sadianto Saputra (41) warga Desa Lobu Jiur Keca¬matan Aek Kuasan sedang memperbaiki mesin.
Kedua rekan korban mengelas di dalan tresher karena ada ke¬rusakan pada spider arm. Sedang korban berada di ba¬wah tresher untuk mema¬dam¬kan percikan api yang timbul, akibat pengelasan agar tidak membakar berondolan mau¬pun kotoran las yang keluar.

Korban yang berada di ba¬wah tresher berdiri di sebatang kayu di samping Botton Com¬peur sambil mematikan perci¬kan api dengan menggunakan air di dalam botol mineral.
Tiba-tiba saja, pukul 18.30 WIB, seorang rekan Sadianto Saputra keluar dari mesin tresher guna mengambil besi dan saat itu mendengar suara teriakan minta tolong dan ti¬dak lagi melihat korban di tem¬pat semula.

Sadianto terkejut hingga memanggil karyawan yang lain dan menyaksikan korban sudah berada di dalam mesin compeur dalam keadaan meninggal dunia.

Kejadian itu sampai kepada manajemen perusahaan hingga akhirnya melaporkan insi¬den itu ke Polsek Bandar Pulau untuk dilakukan penyelidi-kan.
Kanit Iptu Siswoyo me¬ngatakan, pihaknya bersama Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Asahan turun ke lokasi guna mengevakuasi korban sekaligus melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sebatang broti sepanjang lima meter, sepatu boot, helm proyek dan satu botol air mineral.

Untuk proses lebih lanjut akan ditangani Sat Res¬krim Polres Asahan. Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Bayu Putra Samara membenarkan kejadian itu dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyidikan.

SHARE