Home Informasi Serta Merta Konferensi Pers Kapolda Kepri Terkait Penangkapan Bahan Baku Obat Terlarang dan Puluhan...

Konferensi Pers Kapolda Kepri Terkait Penangkapan Bahan Baku Obat Terlarang dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi

0

Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH menggelar Konferensei Pers terkait Dugaan Tindak Pidana Bahan Baku Obat-obatan terlarang (sediaan farmasi) dan Psikoropika, Rabu (20/9).

Kapolda Kepri menerangkan penangkapan 3 Unit Lori yang membawa 480 drum berwarna biru yang berisi serbuk berwarna putih yang diduga bahan baku obat-obatan terlarang tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Berawal informasi dari masyarakat, Kapolsek Bintan Timur AKP ABDUL RAHMAN, SH, SIK menerima infomasi bahwa akan ada pengiriman pengiriman obat-obatan dari Batam ke Jakarta melalui pelabuhan Sri Bintan – Kijang. Bertempat di PT. Murti Trasindo Cabang Kijang Kapolsek Bintan Timur  beserta jajaran melakukan penangkapan 2 unit Lori yang didapati terdapat drum yang berisikan serbuk berwarna putih.

Hal tersebut diterangkan kembali oleh Kapolda Kepri pada Konferensi Pers yang  dilaksanakan di lapangan Polda Kepri, Rabu (20/9/2017) pukul 11.00 Wib. turut hadir mendampingi Kapolda Kepri yakni Dir Narkoba Polda Kepri, Kabidhumas Polda Kepri, dan Kapolres Bintan serta para awak media yang ada di Batam

Kapolda Kepri menuturkan setelah dilakukan introgasi terhadap sdr BN selaku pembawa barang yang ditangkap di PT. Murti Trasindo Cabang Kijang terhadap 2 unit Lori yang didapati terdapat drum yang berisikan serbuk berwarna putih.

“diakui Sdr. BN bahwa serbuk tersebut adalah bahan baku obat dan masih ada 1 Unit lori lagi yang berada di Pelabuhan Tikus Tanjung Uban.

“dari keterangan Sdr.BN bahwa pemilik barang tersebut berada di Kota Batam yang bernama Sdr.LA. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap Sdr.LA di Kota Batam. dan diakui Sdr. LA bahwa ia disuruh oleh Sdr.EF dan yang mengantar barang ke gudang adalah Sdr.TN.

Lanjut kapolda, Timpun bergerak melakukan penangkapan terhadap Sdr. EF dan Sdr. TN. Setelah diintrogasi kembali Sdr. EF dan Sdr.TN mengaku bahwa mereka disuruh oleh seseorang yang bernama Sdr. FE yang berada di Jakarta. Penangkapanpun dilakukan kembali oleh tim terhadap Sdr FE di Jakarta.

” Sdr FE juga mengatakan bahwa pemilik barang adalah Sdr. MA. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap saudara Sdr.MA,” jelas Kapolda.

Adapun barang bukti yang disita meliputi 480 drum berwarna biru yang berisi serbuk berwarna putih yang diduga bahan baku obat-obat terlarang yakni dextromethorphan hydrobromide ph.eur, trihexyphenidil hydrocloride bp, carisoprodol dan diazepam. 3 unit lori juga berhasil disita oleh tim yaitu Merk Mitsubishi warna kuning BP 8810 TY, Merk Mitsubishi warna kuning BP 8726 BU dan Merk Toyota Dina warna Kuning BP 9430 TY serta 7 unit Handphone.

Kapolda Kepri menambahkan adapun Route masuk barang bukti yaitu dari India – Singapore – Batam – Bintan – Jakarta.

Adapun tersangka dikenakan Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara / denda rp 1.500.000.000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah) dan Pasal 61 dan 62 UU RI No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika, dengan ancaman 5 tahun penjara / denda Rp. 100.000.000,-(seratus juta rupiah).

SHARE