Home POLDA BALI POLRES BADUNG LPSK dan LBH Apik Bali Apresiasi Kinerja Polres Badung “Sangat Cepat Tangani...

LPSK dan LBH Apik Bali Apresiasi Kinerja Polres Badung “Sangat Cepat Tangani Kasus Potong Kaki”

0

Polda Bali – Polres Badung Polres Badung bersahabat” Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik Bali, memantau kasus suami yang memotong kaki istrinya. Selain memberikan bantuan hukum dan melakukan asessemen terhadap korban, Ni Putu Kariani (29), mereka juga mendatangi Polres Badung untuk memastikan proses penyidikan terhadap pelaku, Kadek Adi Putra (36).

 

kasus
kasus

Ditemui di halaman Mapolres Badung, Selasa (19/9), Wakil Ketua LPSK Hastono Atmojo mengatakan, kedatangannya ke Polres Badung untuk memastikan sejauh mana upaya polisi menangani kasus penganiayaan terhadap perempuan, seperti yang dialami korban Ni Putu Kariani. “Kami mengapresiasi kinerja Polres Badung yang sangat cepat memproses kasus ini,” ucapnya.

 

Menurutnya, usai ke Polres Badung pihaknya bersama LBH Apik Bali akan mendatangi rumah korban di Buleleng. Selain memberikan bantuan hukum dan perlindungan terhadap Ni Putu Kariani serta anak-anaknya, pihaknya juga akan memberikan asessmen dan sikologi mapun upaya medis.

 

Hal senada diungkapkan Ketua LBH Apik Bali I Guti Ayu Yuli Maheningsih, bersama dengan LPSK, pihaknya akan memberikan bantuan asessmen dan sikologi terhadap korban yang mengalami gangguan psikologis. Dikatkannya, peristiwa kekerasan yang dialami korban sudah terjadi sejak awal-awal nikah dan tinggal di Buleleng. Pelaku yang tiada lain suaminya sendiri, semakin kasar saat mereka pindah ke Badung. “Korban sempat minta pisah. Tapi dirujukan kembali oleh keluarga dengan alasan anak-anak,” ucapnya.

 

Apa menjadi penyebab kaki korban dipotong oleh pelaku ? dijelaskannya, sebelum kejadian korban meminta ijin mau pulang ke Buleleng menengok anaknya. Namun pelaku marah dikira korban tidak akan kembali ke kosnya di TKP. Kemudian pelaku mengambil pisau, menebas kaki istrinya seperti memotong kayu. “Saat itu korban sadar, tapi tidak bisa bergerak karena pelaku sangat cepat mengayunkan pisau. Setelah kaki korban putus pelaku baru sadar. Korban saat itu sudah minta tolong, hanya saja tetangganya tidak berani mendekat karena pelaku membawa pisau,” tegasnya.

 

Sementara Kapolres Badung AKBP YUDIT SATRIYA HANANTA,S.I.K mengatakan, kondisi pelaku stabil namun hasil pmeriksaan psikisnya belum keluar. Minggu depan kasusnya sudah tahap 1. “Pelaku mangaku melakukan aksinya dalam keadaan sadar dan sepontan,” katanya.

 

Diberitakan sebelumnya, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tejadi di rumah kos Banjar Umabuluh, Canggu, Kuta Utara, Selasa (5/9) sore. Diduga cemburu, ayah dua anak, Kadek Adi Putra (36), mengiris dan memotong ke dua kaki istrinya, bernama Ni Putu Kariani. Ironisnya, pria asal Alas Angker, Buleleng ini melakukan aksi sadisnya dihadapan sang anak yang masih berusia 9 tahun.

SHARE