Home Informasi Berkala Menebas Korban Karena Kesal Dengan Tingkah Korban Yang Tidak Mau Ditegur Dan...

Menebas Korban Karena Kesal Dengan Tingkah Korban Yang Tidak Mau Ditegur Dan Malah Menantang Berkelahi

0
Menebas Korban Karena Kesal Dengan Tingkah Korban Yang Tidak Mau Ditegur Dan Malah Menantang Berkelahi

Polda Sumsel – Satu dari tiga pelaku pengeroyokan menggunakan sebilah parang panjang terhadap korban inisial  FI Bin DA (29), warga Dusun III Desa Karang Bindu kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, berhasil diringkus tim Opsnal Polsek RKT.

Pelaku yakni DE Bin RO (35), warga III Desa Karang Bindu Kecamatan RKT kota Prabumulih. Pelaku diringkus petugas ketika tengah berkunjung di rumah kediamannya di kota Prabumulih, pada Minggu (10-9-2017) sekira pukul 15.00 wib.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 bilah senjata tajam jenis parang penebas yang terbuat dari besi bergagang kayu dengan panjang sekitar 1 meter.

Pengeroyokan itu terjadi diduga lantaran para pelaku kesal lantaran korban menyerobot kerjaan memuat batu bata di bangsal SU. Selanjutnya guna kepentingan lebih lanjut, pelaku berikut barangbukti digelandang ke Mapolsek RKT.

Informasi berhasil dihimpun, diringkusnya pelaku bermula dari laporan korban ke Mapolsek RKT dengan nomor laporan LP/B/14/IX/2017/SUMSEL/pbm/Rkt pada Sabtu (9-9-2017).

Dalam laporannya korban mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang yang satu diantaranya merupakan pelaku yang membawa pedang dan dua pelaku lain inisial RM dan AC.

Pengeroyokan bermula ketika korban bersama temannya SA dan DA hendak memuat batu bata dibangsal milik SU yang bertempat di Dusun III Desa karang bindu kecamatan RKT kota Prabumulih. Saat tengah asik membuat bata, datanglah pelaku RM dan AN menghampiri serta mendekati korban yang kemudian melarang korban untuk memuat batubata di tempat tersebut.

Lantaran sudah izin korban kemudian bersikukuh hingga terjadilah cekcok mulut antara korban dengan kedua pelaku DE. Ketika tengah beradu mulut, tiba-tiba datanglah pelaku DE membawa pedang.

Pelaku DE lalu mendekati korban dan menebaskan parang itu ke arah kepala korban, lantaran tak bisa mengelak lalu parang mengenai kepala bagian kiri korban.

Tidak sampai di situ saja, pelaku kembali menebaskan parang dan mengenai pundak sebelah kiri dan membuat korban terjatuh. Saat korban akan bangun, pelaku AN langsung mencekik leher korban dengan melipatkan tangan kiri sambil melakukan pemukulan dengan tangan kanan kearah wajah korban.

Disaat bersamaan pelaku DE kembali memukul korban kearah wajah dan menusuk mata korban menggunakan tangan. Begitupun RM juga memukuli korban.

Akibat peristiwa itu Firdaus mengalami luka tusuk robek di bagian kepala kiri, luka gores di bagian pundak sebelah kiri, memar di bagian mata seblah kanan, dan memar di bagian leher.

Kejadian sendiri langsung dilaporkan korban ke polsek RKT. Mendapat laporan tim opsnal unit reskrim Polsek RKT yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polres Prabumulih, Aiptu Darmawan, SH langsung memburu pelaku ketika mendapat informasi pelaku sedang ada di rumah keluarga di kota Prabumulih.

Petugas langsung meringkus pelaku tanpa perlawanan dan pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek RKT. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Di hadapan petugas, pelaku DE mengakui perbuatannya dan menyatakan jika menebas korban karena kesal dengan tingkah korban yang tidak mau ditegur dan malah menantang berkelahi.

Kesal saja, sudah dikasih pengertian tapi masih saja makanya saya tebas pakai parang, ungkapnya kesal di hadapan polisi. Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek RKT, Ipda Vedria didampingi Kanitres, Aiptu Darmawan, SH membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Pelaku berikut barang bukti telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan kami, untuk dua pelaku lain masih dalam pengejaran kami, tegasnya.

SHARE