Home Informasi Setiap saat Mengaku Tidak Kuat Untuk Begadang, Oknum Pegawai BUMN Menggunakan Sabu

Mengaku Tidak Kuat Untuk Begadang, Oknum Pegawai BUMN Menggunakan Sabu

0
Mengaku Tidak Kuat Untuk Begadang, Oknum Pegawai BUMN Menggunakan Sabu

Polda Sumsel – Mengaku tak kuat begadang saat bertugas malam, membuat tersangka inisial SO Alias BO ‎(42), warga Jalan Depati Said Kelurahan Lubuklinggau Ulu Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, nekat mengkonsumsi sabu sebagai dopping.

 

Aku makai sabu karena dak tahan lagi kalau jaga malam. Kalau makai sabu tahan bisa sampai pagi begadang, kadang tidak terasa ngantuk sama sekali, ungkapnya saat dirilis oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau, pada Selasa (5-9-2017).

 

Pengakuan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Badan Urusan Logistik (Bulog) cabang Kota Lubuklinggau itu sampai nekad mengkonsumsi barang haram tersebut lantaran diajak oleh-teman-temannya.

 

Dan ia juga mengaku menggunakan sabu sebagai dopping begadang baru dilakoninya tiga bulan terakhir. Tersangka diamankan BNN Kota Lubuklinggau ‎saat berada di rumahnya Kampung Warna Warni (KWW), pada Senin (4-9-2017) sekira pukul 17.00 wib.‎

 

Dar‎i tangannya BNN berhasil mengamankan Barang Bukti (BB), satu celana pendek levis merk lois warna biru yang berisikan satu dompet warna biru merk toko mas Metro yang berisikan satu klip kristal putih yang di duga sabu dengan berat bruto 5,11 gram. Lalu, 11 klip plastik yang berisikan kristal putih yang diduga sabudengan berat 1,78 gram, satu pack klip kosong, satu buah pipet plastik warna kuning yang ujungnya runcing, serta satu buah HP merk Samsung warna putih model SM 8109.

 

Usai mengamankan tersangka, BNN Kota Lubuklinggau kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka inisial AM (29), warga Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I di Jl Majapahit, Belakang Masjid Suhada, Kelurahan Majapahit, Kecamatan LubuklinggauTimur I, pada Selasa dinihari sekira pukul 01.00 wib.

 

Dari tangannya petugas juga berhasil mengamankan barang BB satu buah Hp Nokia warna hitam. Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho didampingi oleh Kasi Pemberantasan, AKP Sukiman mengatakan penangkapan keduanya bermula ketika BNN Kota Lubuklinggau melakukan Assessment kepada salah seorang pengguna narkoba yang melakukan rehabilitasi.

 

Ketika didalami dan diintrogasi bahwa ia mengaku membeli narkoba dari seorang bandar bernama Sofiyan alias Boy itu, mendapat informasi itu tim pemberantasan langsung melakukan penyelidikan setelah didapat lokasi dan memang benar ada bb Boy pun diamankan, ungkapnya.

 

Sementara tersangka AM diamankan ketika tim pemberantasan melakukan interogasi kepada tersangka BO, lalu tersangka BO pun mengaku mendapatkan narkoba itu dari tersangka AM yang tinggal di wilayah Majapahit, mendapat informasi itu tim berantas langsung melakukan penangkapan.

 

Untuk pasal yang akan disangkakan kepada keduanya karena sebagai seorang pengedar. Maka akan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya minimal 10 ta‎hun penjara, ungkapnya.

SHARE