Home Informasi Setiap saat Polda Sumut Release Komplotan Spesialis Pencurian Pemberatan Antar Kota, Terakhir Kali Merampok...

Polda Sumut Release Komplotan Spesialis Pencurian Pemberatan Antar Kota, Terakhir Kali Merampok BRI Tebing Tinggi

0

Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut dipimpin Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Drs. Nur Fallah, SH didampingi Wadir Reskrimum Polda Sumut AKBP Dr. Maruli Siahaan, SH, MH serta Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan melaksanakan press release tentang Pencurian di Kantor Bank Syariah pada hari Senin tanggal 04 September 2017 sekira pukul 14.00 Wib bertempat di ruang Ditreskrimum Subdit III PoIda Sumut. Peristiwa kejadian perampokan tersebut berawal pada hari Senin tanggal 12 Juni 2017 sekira pukul 03.00 Wib di kantor Bank BRI Syariah Jalan Jenderal Sudirman Kota Tebing Tinggi dengan pelapor an. Yasro,SE.

Diketahui bahwa salah seorang pelaku Pencurian Pemberatan terhadap ATM Bank BRI Syariah Jalan Sudirman Kota Tebing Tinggi tersebut bernama Tunggul Sihombing yang diketahui keberadaanya berada di Pematang Siantar. Mendapat informasi tersebut selanjutnya Petugas Opsnal Ditreskrimum Polda Sumut dibawah pimpinan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal F. Napitupulu berangkat ke Siantar untuk melakukan penangkapan terhadap Tersangka dirumahnya.

“Berdasarkan keterangan tersangka Tunggul Sihombing, Pencurian tersebut dilakukannya bersama dengan 7 (tujuh) orang pelaku lainnya dimana pelaku lainnya tersebut berada di Kota Batam , Kota Majene Sulawesi Barat dan Lubuk Linggau Sumatera Selatan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dra. Rina Sari Ginting.

Selanjutnya, tambah AKBP Rina, Kasubdit AKBP Faisal membagi Tim Opsnal, dimana satu Tim mengejar pelaku yang berada di Kota Majene Sulawesi Barat , satu Tim mengejar di Kota Batam dan satu Tim lain mengejar ke Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan. Dan dari hasil pengejaran pelaku tersebut, pelaku bernama Burhanuddin Als Regar Botak berhasil dibawa dan ditangkap dari Kota Majene Sulawesi Selatan pada tanggal 20 Agustus 2017.

Kemudian pada hari Kamis tanggal 24 Agustus 2017 sekira pukul 17.00 Wib, Tim yang dipimpin langsung AKBP FAISAL kembali berhasil menangkap Rampudu Togatorop Als Tupang di Kota Batam dan kembali pada hari Jumat, 25 Agustus 2017 sekira pukul 03.00 dilakukan penangkapan terhadap tersangka Zainal Alias Metal di kota Batam.

“Selanjutnya pada hari Jumat tanggal 25 Agustus 2017 pukul 11. 30 Wib, tim lain yang dipimpin oleh AKP Rasoki berhasil menangkap tersangka DARMAWAN ALS NANG di Lubuk Linggau Prov Sumatera Selatan. Penangkapan berlanjut dengan kembali melakukan penangkapan terhadap Abdul Wakas di Lubuk Linggau Sumsel.

Modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan mengamankan kantor yang diduga sebagai tempat sekuriti Bank BRI Syariah dengan menggembok pintu kantor dari luar dan dan kemudian mengangkat 1 (satu) unit Mesin ATM BRI Syaariah selanjutnya membongkar ATM tersebut untuk rnengambil uang yang ada di ATM tersebut,” jelas Kombes Rina.

Tersangka seluruhnya 1. THAMRIN ARITONANG ALS RITTIK (Sudah Dihukum) 2. TOMPA SIBURIAN(Sudah Dihukum) 3. BARNES GULTOM (Sudah Dihukum) 4. TUNGGUL SIHOMBING (Tertangkap) 5. BURHANUDDIN ALS REGAR BOTAK (Tertangkap) 6. RAMPUDU TOGATOROP ALS TUPANG(Tertangkap) 7. ZAILANI ALS METAL (Tertangkap) 8. ABDUL WAKAS ALS WAKAS (Tertangkap) 9. DARMAWAN ALS NANG (Tertangkap) 10. MARGA SIREGAR (DPO) 11. TAMBUNAN ALS TB (DPO) 12. MEDI (DPO) 13. AR1FIN SIREGAR (Diserahkan ke Polda Sulsel 14. PIRMAN SIREGAR (Diserahkan ke Polda Sulsel 15. ARMEN SINAGA (Diserahkan ke Polda Sulsel) 16. ALIDIN (Diserahkan ke Polda Sulsel).

Petugas juga berhasil menyita beberapa barang bukti yang didapat dari tangan para tersangka yang digunakan oleh mereka untuk melakukan kejahatannya antara lain :

1 (satu) buah masker penutup mulut dan hidung warna abu-abu.
1 (satu) buah gembok warna putih (krome) merk Super Rush dalam kondisi patah (sudah rusak).
1 (satu) buah brankas ATM warna putih merk Wincor Nixdorf dengan casette uang dan casette reject warna hitam serta pintu brankas merk Wincor Nixdorf warna putih yang sudah rusak.
1 (satu) buah CPU dan layar ATM warna putih merk Wincor Nixdorf yang sudah rusak.
1 (satu) unit mobil Toyota Innova warna silver.
1 (satu) buah linggis.
1 (satu) buah pahat.
1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih Lis Merah tahun 2015.
10 (sepuluh) gelundung alat untuk tambang emas (hasil kejahatan).
1 (satu) unit mesin Dong Feng 16 PK warna merah (hasil kejahatan).
3 (tiga) unit mesin Serumi (hasil kejahatan.
1 (satu) unit dinamo 10 KW merk Kaljeli (hasil kejahatan).
1 (satu) unit Grenda.

Selain beraksi di Tebing Tinggi, komplotan perampok tersebut juga beraksi di beberapa kota di Indonesia antara lain di kota Medan, Palangkaraya, Dolok masihul Simalungun, Bulu Kumba Sulbar, Kendari Sulawesi tenggara, dan Polewali Mandar Sulawesi Selatan.

“Para tersangka telah ditahan dan dikenakan pelanggaran Pasal 363 ayat (1) ke 3E, 4e, dan 5e dan ayat (2) KUHPidana,” ujar Kabid Humas.

SHARE