Home Informasi Berkala Polsek Pemulutan Berhasil Menangkap Buron Kasus Pencurian Dan Kekerasan Yang Terjadi Beberapa...

Polsek Pemulutan Berhasil Menangkap Buron Kasus Pencurian Dan Kekerasan Yang Terjadi Beberapa Bulan Lalu

0
Polsek Pemulutan Berhasil Menangkap Buron Kasus Pencurian Dan Kekerasan Yang Terjadi Beberapa Bulan Lalu

Polda Sumsel – Jajaran Kepolisian Sektor Pemulutan Resor Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, berhasil menangkap buron kasus pencurian dan kekerasan yang terjadi beberapa bulan lalu. Tersangka inisial SU Bin JA (50), warga Desa Kedukan Bujang  Kecamatan Pemulutan berhasil diringkus di kediamannya setelah polisi melakukan pengintaian selama 10 bulan lamanya.

 

Tersangka diringkus karena dilaporkan telah melakukan percobaan perampokan korban inisial SY Bin AK (30), yang tak lain merupakan warga desanya.

 

Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada (22-11-2016) tahun lalu. Namun tersangka baru dapat diamankan hari ini karena tersangka sangat licin, berpindah-pindah tempat saat tahu akan diringkus, terang Kapolsek Pemulutan, AKP Zaldi, SH, M.Si didampingi Kanit Reskrim, Bripka Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, pada Jumat (15-9-2017).

 

Dijelaskan Kapolsek, kronologis peristiwa tersebut ketika korban yang bekerja sebagai petani diancam dengan menggunakan senjata api (senpi) rakitan jenis Revolver oleh tersangka.

 

Seketika korban berusaha kabur dan tersangka melepaskan tembakan ke arah korban sebanyak satu kali, namun tidak mengenai sasaran. Tersangka kemudian mengejar korban dan melakukan tembakan kedua namun ternyata senpi milik tersangka tidak berisi amunisi.

 

Merasa terancam, korban melaporkan tersangka karena perbuatannya sangat membahayakan. Laporan korban sudah kami terima tercantum pada LP/ B/158/XI/2016/Sumsel/Res OI/Sek Pml tanggal 22 November 2016, papar Kapolsek.

 

Ditambahkan Kapolsek, tersangka yang merupakan residivis kasus kepemilikan senpi ini diringkus tanpa perlawanan di kediamannya di Desa Kedukan Bujang, pada Jumat (15-9-2017) sekira pukul 14.00 wib.

 

Tersangka dijerat pasal kepemilikan senpi dan tindak pidana pengancaman Pasal 335 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat 1 dan 2 tentang  menguasai, membawa, memiliki dan menyimpan senpi rakitan serta senjata tajam (sajam).

 

Dari tangan tersangka, polisi juga menyita sepucuk senpi rakitan jenis Revolver isi 6 silinder warna silver gagang kayu warna hitam diikat tali merah, 3 butir peluru jenis FN warna kuningan, sebilah sajam sepanjang 30 sentimeter bergagang kayu warna coklat dan bersarung kulit warna coklat.

 

Selain itu, ditemukan juga jimat warna putih dari tangan tersangka, diduga digunakan untuk melindungi diri saat beraksi. Untuk sementara, tersangka kita amankan dulu dan sedang dalam proses penyidikan.

 

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara di atas 5 tahun, tandas Kapolsek AKP Zaldi, SH, M.Si.

SHARE