Home Informasi Setiap saat Polsek Sunggal Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 1,85 Kilogram

Polsek Sunggal Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 1,85 Kilogram

0

Polsek Sunggal memusnahkan 1,85 Kg Sabu dari hasil tangkapan 2 kurir sabu, yang dikendalikan dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan, Senin (4/9/2017).
Pemusnahan sabu tersebut dihadiri oleh tim Labfor Mabes Polri cabang Medan, Kejaksaan, Pengacara tersangka dan kedua tersangka. Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marinduri yang mengatakan bahwa sebelum dimusnahkan, sabu dites terlebih dahulu oleh oleh tim labfor dan kemudian dilarutkan dengan air.
“Barang bukti sabu yang sudah dilarutkan dalam air kemudian dibuang ke closet kamar mandi di saksikan semua yg hadir,” ujarnya
Kedua tersangk adalah berinisial SY (37) dan AN (30) yang diketahui selama ini bekerjasama dengan tahanan lapas Tanjung Gusta Medan.
“Sabu tersebut merupakan tangkapan bulan Juli dengan 2 tersangka yang pernah diekspos sebelumnya,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dua kurir narkoba di Medan, Sumatera Utara (Sumut) dibekuk polisi. Dari tangannya, petugas menyita 1,85 kilogram sabu. Dalam pemeriksaan, kedua pelaku diketahui dikendalikan dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan.
“Kedua pelaku (kurir) berinisial SY (37) dan AN (30),” kata Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja di Mapolsek Sunggal, Kamis (20/7/2017).
Ia mengatakan, kedua pelaku ditangkap petugas Reskrim Polsek Sunggal dan Satnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (15/7/2017) di Kecamatan Medan Helvetia. “Anggota melakukan penyelidikan, diduga ada pelaku edarkan sabu,” kata Tatan.
Petugas yang melakukan penyelidikan kemudian menangkap SY. Dari tanganya, petugas menyita sejumlah paket sabu. Petugas yang menangkap pelaku kemudian melakukan pengembangan dan didapat satu bungkus sabu besar.
Kepada petugas, SY mengaku sabu tersebut diantar oleh rekannya berinisial AN. Tak lama kemudian, AN kemudian ditangkap di lokasi terpisah. Dari tangannya, petugas menyita satu unit HP “Pelaku dikendalikan napi dari Lapas (Tanjung Gusta) berinisial RL dan masih kita lidik. Informasinya, napi tersebut sebelumnya terlibat kasus narkoba. Kita masih lakukan pendalaman terkait hal ini,” tutup Daniel.

SHARE