Home Informasi Setiap saat Sat Res Narkoba Polres Majalengka Amankan Pemuda Pengedar Obat Berbahaya Tanpa Ijin

Sat Res Narkoba Polres Majalengka Amankan Pemuda Pengedar Obat Berbahaya Tanpa Ijin

0

Sat Resnarkoba Polres Majalengka berhasil mengamankan LO (23) Warga Desa Adidharma Rt 01/05, Kecamatan Gunung jati Kabupaten Cirebon, karena diduga sebagai pengedar obat berbahaya. LO, ditangkap hari Sabtu (23/9/2017) sekira pukul 11.00 WIB dilapas II B Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Mada Roostanto,SE,MH melalui Kasat Resnarkoba Polres Majalengka, AKP Darli,S.Sos, menuturkan, tersangka ditangkap atas dasar laporan dari Lapas II B Majalengka atas ulahnya yang akan di jual dan di edarkan obat – obatan terlarang ke Penghuni Lapas Majalengka, Ucap Kasat Narkoba.

“Saat ditangkap, tersangka dengan cara telah tertangkap tangan kedapatan menyimpan, serta mengedarkan tanpa keahlian Pil/ obat berbahaya jenis tramadol dengan jumlah sebanyak 192 butir, dimana obat tersebut, diedarkan/ dijual kepada penghuni lapas kabupaten Majalengka, dengan cara diselundupkan /disimpan didalam celana dalam tersangka, pada saat menjenguk napi di lapas.

Tersangka mendapatkan obat/ pil berbahaya tersebut dengan cara membeli dari seorang laki-laki an. Abah (DPO) yang berada di wilayah cirebon, dengan cara membeli langsung / bertransaksi ditempat yang sudah disepakati, “Selanjutnya, untuk memastikan bahwa tersangka merupakan pengedar, terdapat beberapa barang bukti berupa obat-obatan yang masuk daftar terlarang yang sudah dikemas,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, tramadol merupakan obat-obatan keras yang dijual secara terbatas. Obat tersebut digunakan sebagai obat penenang atau antidepresan yang biasa dikonsumsi oleh orang stres atau orang gila. “Kalau dijual tanpa izin dokter, obat ini kemungkinan besar untuk disalahgunakan. Jadi bisa dipakai buat mabuk-mabukan, dengan campuran minuman keras,” katanya.

Menurut AKP Darli,S.Sos, dari penangkapan tersebut, polisi menyita 192 obat Tramadol yang sudah dikemas per paket, berikut Barang Bukti 1 (satu) buah hp merk nokia x2 warna hitam.“Tersangka akan dikenai Pasal 196 Jo 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2009

SHARE