Home Informasi Berkala Seorang Warga Tewas Dengan Penuh Luka Dan Tangan Kanannya Putus Akibat Ditebas...

Seorang Warga Tewas Dengan Penuh Luka Dan Tangan Kanannya Putus Akibat Ditebas Oleh Tiga Beranak

0
Seorang Warga Tewas Dengan Penuh Luka Dan Tangan Kanannya Putus Akibat Ditebas Oleh Tiga Beranak

Polda Sumsel – Peristiwa pembunuhan terjadi di Desa Segayam Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, pada Senin (11-9-2017) sekira pukul 08.00 wib.

 

Seorang warga tewas dengan penuh luka dan tangan kanannya putus akibat ditebas oleh tiga beranak. Namun akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka-luka. Korban yang tewas inisial BU (45), sedangkan yang luka-luka yakni RI (35) adik dari korban BU dirawat di Puskesmas, lalu SO (19) dan MA (50), keduanya dirawat di RS Mahyuzahra Inderalaya.

 

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut, diduga keributan anak-anak mereka yang masih dibawa umur (masih sekolah SD), yakni anak korban Burhan dan anak tersangka inisial SA (Buron).

 

Namun akibat keributan itu, memicu emosi kedua orang tua mereka. Dimana Saman bersama anaknya SU (13) juga buron, dan SO serta Mang mendatangi kediaman korban BU. Dari keempat pelaku, ada yang membawa senjata tajam, terjadilah perkelahian.

 

Para pelaku langsung menyerang Burhan hingga membabi buta, karuan saja korban bersimbah darah, saudara korban BU inisial RI berusaha membantu kakaknya, namun usahanya gagal korban RI menghalami luka-luka akibat tikaman dari para pelaku.

 

Perkelahian yang tidak seimbang membuat korban Burhan meninggal di TKP, sedangkan korban RI berhasil diselamatkan warga meski dalam kondisi luka –luka dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

 

Sedangkan lawannya, SA dan SU, sempat melarikan diri setelah melakukan pembunuhan, sedangkan Sobirin dan pamannya Mang mengalami luka-luka dan dilarikan di RS Mahyuzahra.

 

Kapolres Ogan Ilir, AKBP M Arief Rifai melalui Kapolsek Pemulutan, AKP Zaldi, SH ketika dikonfirmasikan membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Kasus masih dalam penyelidikan petugas kita di lapangan, kata AKP Zaldi.

 

Namun akibat kejadian tersebut, satu orang tewas dan tiga orang mengalami luka –luka.

 

Dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, yakni SO dan MA yang saat ini dirawat di RS Mahyuzahra, sedangkan dua pelaku lainnya yakni SA dan SU dinyatakan buron, kata AKP Zaldi.

SHARE