Home Informasi Berkala Sepak Terjang Komplotan Tersangka Cs Berakhir, Spesialis Bobol Rumah Dibekuk Polisi

Sepak Terjang Komplotan Tersangka Cs Berakhir, Spesialis Bobol Rumah Dibekuk Polisi

0
Sepak Terjang Komplotan Tersangka Cs Berakhir, Spesialis Bobol Rumah Dibekuk Polisi

Polda Sumsel – Sepak terjang komplotan spesialis pembobol rumah kosong akhirnya berakhir, setelah dua dari tiga pelaku berhasil diamankan anggota Unit IV Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, pada Jumat (15-9-2017).

 

Salah satu tersangka inisial AR (21), terpaksa dihadiahi timah panas karena coba kabur saat hendak ditangkap, sedangkan rekannya tersangka inisial AP Alias KE (27), diamankan tanpa perlawanan. Satu lagi, tersangka inisial AS yang diketahui sebagai otak kejahatan, kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Kita mendapatkan informasi dari masyarakat kalau pelaku tengah berada rumah AR di daerah Plaju dan anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan. Tapi saat digerebek, tersangka AR mengambil pedang di sampingnya dan berusaha melawan anggota, hingga dilakukan tindakan tegas ke arah kakinya, kata Kasubdit III Jatanras, AKBP Erlintang Jaya, pada Jumat (15-9-2017).

 

Sebelumnya, korban dari komplotan ini adalah MF (30), warga Jl. Tanjung Barang Lrg Temeang 8 Kel. Bukit Baru Kecamatan IB I Palembang. Pada Selasa (5-9-2017) sekira pukul 05.30 wib, tersangka membobol ruko korban dan mengambil barang berharga, mulai dari 4 unit Ps 3, tv 2 unit, 1 buah Laptop, 3 unit Hp.

 

Kerugian ditaksir sebesar Rp. 17.000.000. Lebih parah lagi, sebelumnya juga mereka beraksi menggondol motor milik korban inisial IWD (24), yang diparkir di depan kamar kos di Jl. KH Balqi Kos korban IWD Kamar A-04 Kel16 ulu Kec. SU II Kota Palembang.

 

Tersangka ini adalah spesialis pembongkar rumah kosong. Mereka mengaku sudah tiga kali beraksi, tapi bisa jadi lebih, karena banyak barang-barang hasil curian yang kita sita, tapi mereka lupa TKP pencuriannya, ucap Erlintang.

 

Dikatakan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan, satu unit Sepeda Motor Yamaha Mio tahun 2015 Nopol BG 6309 AAU; delapan buah Stick golf; satu unit Play Station; tiga buah printer; satu unit TV Samsung, satu unit TV LG dan dua bilah pedang. Kemudian, satu buah tas warna hitam; 10 buah kunci leter L, satu buah kunci leter T, empat buah kartu Tabungan Bank BNI, BRI, Mandiri An. FI, Kartu ATM Mandiri, BNI, SIM, KTP, NPWP Jamsostek, BPJS An. FI.

 

Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP, tentang Pencurian dg Pemberatan. Ancaman hukumannya paling berat 7 tahun penjara, tegasnya. Sementara tersangka AR, warga Jl. DI Panjaitan Lrg Pahlawan I Plaju Palembang dan AP, warga Jl. Kapten Abdullah Lrg Samarinda Kel. Sentosa Kec. SU II Palembang, mengatakan beraksi dengan cara merusak pintu ruko dengan kunci L, sedangkan motor dengan kunci T.

 

Kerja ketiganya terbilang profesional karena alat-alat bongkar cukup lengkap, mulai dari gerinda untuk memotong besi, berbagai jenis kunci leter L berbagai ukuran, obeng, hingga senjata tajam.

 

Saya tugasnya hanya melihat situasi di luar. Kami ngangkutnya pakai motor. Barang-barang itu belum sempat dijual, ucap tersangka AP, yang diamini oleh tersangka AR.

SHARE