Home Informasi Setiap saat 2 Pengedar 2 Kg Sabu Ditembak Mati di Medan

2 Pengedar 2 Kg Sabu Ditembak Mati di Medan

0

Satres Narkoba Polrestabes Medan menabuh “genderang perang” terhadap Narkoba, khususnya di Kota Medan. Hal itu terbukti dengan ditembak matinya pemilik 2 Kg sabu masing-masing berinisial BU (40) warga Jalan Jeumpa Aceh Bireun dan Na (35) warga Jalan Garut Sigli, Aceh Pidie, Selasa (3/10) malam.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda MH Saragih didampingi Wakasat Narkoba Kompol Yudi Frianto dan Kanit I Idik AKP Eliakim Sembiring dalam keterangan persnya di RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (4/10) menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi sabu jaringan Aceh di Jalan Besar Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Selasa sekira pukul 20.30 WIB, petugas Satres Narkoba melakukan penyelidikan di Jalan Besar Tembung serta memantau gerak-gerik kedua tersangka yang saat itu diduga akan melakukan transaksi. Selanjutnya petugas langsung meringkus target operasi (TO) berinisial BU dan Na. Dari tersangka disita 2 bungkus sabu seberat 2 Kg yang dikemas dengan bungkus teh China.

Dari hasil interogasi terhadap BU, pada Senin (2/10) malam ia mengaku mendapatkan orderan sabu dari seorang pria berinisial O menjemput sabu kepada J (DPO). Setelah bertemu, J menyerahkan 2 Kg sabu kepada BU. Selasa sekira pukul 20.30 WIB, BU dan Na bertransaksi di Jalan Besar Tembung.

Menurut pengakuan BU dan Na, O dan J masih menyimpan sabu di gudang rumahnya kawasan Simpang Pemda. Petugas selanjutnya melakukan pengembangan dengan menuju lokasi yang dimaksud tersangka BU dan Na.

Saat menunjukkan lokasi yang dimaksud dan tak jauh dari areal gudang, kedua tersangka berusaha melawan petugas dengan menggunakan Senpi rakitan jenis revolver dan parang yang sudah disiapkan di dekat areal gudang, tepat ke kepala petugas, terangnya sembari menambahkan keterangan kedua tersangka hanya trik untuk mengelabui petugas.

Lanjut Ganda, petugas saat itu sudah memberikan tembakan peringatan kepada tersangka, namun tak diindahkan. Tak ingin menjadi korban, petugas terpaksa menembak kedua tersangka di bagian dada hingga tewas. Selanjutnya jasad tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna divisum.

Dari pemeriksaan sementara, kedua tersangka sudah 20 kali mengedarkan Narkoba dari Aceh ke Medan dan Jambi. Kalau dihitung, jumlahnya sudah puluhan kilo yang berhasil diedarkan. Sabu ini dipasok dari Cina ke Malaysia, lalu Aceh. Kedua tersangka merupakan anggota jaringan international. Kita saat ini masih terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu kedua tersangka J dan O yang masuk dalam DPO kita, pungkasnya sembari menambahkan pihaknya juga menyita barang-bukti 2 Kg sabu, pisau, Senpi rakitan jenis revolver, 2 HP dan sepedamotor Yamaha Mio.

SHARE