Home Informasi Berkala 30 Personil Siap Amankan Proses Eksekusi Tanah di Gemolong Sragen

30 Personil Siap Amankan Proses Eksekusi Tanah di Gemolong Sragen

0

Sragen – Polres Sragen Polda Jawa Tengah berikan pengamanan pelaksanaan eksekusi tanah pekarangan dan rumah dengan tergugat Basuki Sastro Mentho, di dukuh Sendang Karang desa Genengduwur kecamatan Gemolong Sragen, Rabu (11/10/2017).

Proses eksekusi berlangsung cukup alot, diawali dengan musyawarah bertempat di kantor desa Geneng duwur. Hadir pula dalam pelaksanaan eksekusi tersebut Kabag Ops Polres Sragen Polda Jawa Tengah Kompol Joni Susilo, Panitera Pengadilan Negeri Sragen Rosan Riyanto bersama sejumlah 3 orang pegawai pengadilan, Kepala desa Geneng Duwur Sri Lestari serta Kapolsek Gemolong AKP Supadi.

Pengamanan itu sendiri langsung di kerahkan oleh Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman dengan menggelar sejumlah 30 personil Satuan Sabhara. Sementara dalam musyawarah tersebut, AKP Supadi menyampaikan arahannya yakni agar proses eksekusi ini berlangsung lancar. “ adanya ketidak puasan silahkan di sampaikan dalam acara musyawarah ini, dengan tujuan agar saat proses eksekusi, tidak muncul permasalahan yang baru, “ kata Akp Supadi.

Proses musyawarah ini memang berlangsung cukup singkat, pihak tergugat (Basuki Sastro Lentho) sempat memohon kepada pihak petugas untuk menunda proses eksekusi, iapun menyampaikan bahwa siap membayar kekurangan sebesar Rp 250 juta rupiah, hingga batas waktu yang ditentukan oleh pihak petugas tanggal 30 Oktober mendatang.

Meski awalnya musyawarah berlangsung alot , antara pihak petugas eksekusi dengan pihak tergugat, namun dengan berbagai alasan, akhirnya proses eksekusi atas tanah pekarangan dan bangunan rumah atas tanah beratas nama Eling Swantiningsih ini ditunda oleh pihak Pengadilan Negeri Sragen.

Pihak tergugat sanggup membayar Rp 250 juta rupiah kepada pihak bank BPR Gemblengan Surakarta, yang di wakili oleh Fransiska Kurniasari dengan jangka pelunasan selama 21 hari, terhitung sejak proses eksekusi di tetapkan tanggal 10 oktober hingga 30 oktober mendatang. Penundaan proses eksekusi ini sendiri telah dibuatkan surat penyataan yang disaksikan kepala desa Genengduwur, pihak pengadilan dan pihak kepolisian, dengan ketentuan apabila dalam jangka waktu yang telah diberikan oleh pihak bank, Sukidi tidak bisa menyelesaikan maka akan dilakukan eksekusi oleh petugas. (Humas Polres Sragen)

SHARE