Home Informasi Berkala Akibat Konlseting Arus Listrik, Sebuah Rumah Di Todanan, Blora Ludes Terbakar

Akibat Konlseting Arus Listrik, Sebuah Rumah Di Todanan, Blora Ludes Terbakar

0

Hasil Olah TKP Kepolisian Sektor Todanan Resor Blora, Jawa Tengah, menyatakan penyebab kebakaran sebuah rumah di Dukuh Nglebur, Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Blora, hari Kamis kemarin sekira pukul 06.30 WIB, dikarenakan konsleting arus listrik.

“Penyebab kebakaran sebuah rumah milik Nurdiman (43) di Desa Ngumbul itu akibat konsleting listrik, karena ada warga yang melihat asal muasal api dari atap rumah korban yang ada kabelnya,” ujar AKP Sutrisno, Kapolsek Todanan, Polres Blora, Jumat (27/10/17).

Pihaknya, kata dia, menerima laporan kejadian kebakaran sekitar 15 menit setelah terjadi kebakaran rumah tersebut dari Kepala Desa Ngumbul.

Usaha memadamkan kebakaran, lanjut Kapolsek, dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari pos BPBD Kecamatan Todanan yang dilengkapi 12 personel pemadam kebakaran dibantu anggota Polsek Todanan dan warga setempat.

Menurut AKP Sutrisno, kebakaran satu unit rumah itu berlangsung dengan cepat karena semua rumah bahannya kayu jati. Rumah yang pada waktu itu sedang dalam keadaan kosong ditinggal pergi pemiliknya ke sawah membuat geger warga setempat karena takut akan merembet kerumah yang lain.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian saat kebakaran rumah, karena dalam keadaan kosong ditinggal pergi ke sawah. Petugas berhasil memadamkan kebakaran sekitar satu jam kemudian dan api tidak menjalar ke pemukiman warga lainnya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Ngumbul, Suparji, terkait konsleting arus pendek listri yang menjadi penyebab kebakaran sebuah rumah di desa setempat.

“Beberapa warga yang melihat percikan api dari dalam rumah Nurdiman sebelumnya yang kemudian muncul api yang membakar rumahnya. Tidak lebih 15 menit api kemudian membesar dan membakar rumah lainnya,” jelasnya.

Sebelum pemedam kebakaran datang warga setempat gotong royong dengan peralatan seadanya berusaha memadamkan api. Kemudian selang 30 menit, dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kebakaran untuk mengatasi kebakaran.

“Kerugian yang dialami korban dalam musibah ini mencapai Rp 50 juta, sebab hampir 80 persen rumah yang terbakar semuanya dari kayu jati,” kata Kapolsek Todanan.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah barang perabotan di dalam rumah yang terbakar juga ikut terbakar, seperti TV, kulkas, gabah, juga barang-barang lainnya.

Dari hasil pengamatan kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Blora selama ini didominasi hubungan arus pendek listrik, kompor gas, dan kelalaian korban sendiri.

“Banyak rumah warga di pedesaan yang kabelnya tidak standar sehingga mudah terjadi hubungan arus pendek listrik yang memicu terjadinya kebakaran,” tutup AKP Sutrisno.

SHARE