Home Informasi Setiap saat Akibat Terlilit Hutang Dan Kecanduan Menggunakan Barang Haram Tersangka Nekad Melakukan Tindak...

Akibat Terlilit Hutang Dan Kecanduan Menggunakan Barang Haram Tersangka Nekad Melakukan Tindak Kriminal

0
Akibat Terlilit Hutang Dan Kecanduan Menggunakan Barang Haram Tersangka Nekad Melakukan Tindak Kriminal

Polda Sumsel – Terlilit hutang dan kecanduan menggunakan barang haram jenis sabu-sabu, menjadikan tersangka inisial JE (20), hanya nurut saat diajak rekannya, tersangka WW (Daftar Pencarian Orang) melakukan tindak kriminal, jambret di wilayah hukum Ilir Timur 1 Palembang, Sumatera Selatan. Rencananya uang (hasil jambret) itu buat bayar hutang, Rp. 200 ribu dengan kawan.

 

Sekalian buat beli sabu, tapi kadang-kadang saja, katanya saat ungkap kasus di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, pada Rabu (4-10-2017). Aksi jambret itu sendiri dilakukan di Jalan Rasyid Nawawi Ilir Timur I Palembang, pada Minggu (24-9-2017) lalu sekira pukul 21.30 wib.

 

Berawal saat tersangka bersama rekannya WW (DPO) yang berperan sebagai pengemudi alias pilot, membonceng tersangka. Di tengah perjalanan tersangka berlintasan dengan korban MA Alias AN yang juga dibonceng pacarnya.

 

Melihat korban membawa tas sandang di bahunya, tersangkapun putar balik dan memepet korban dari sebelah kanan. Kami amati dulu korban, baru beraksi, kata warga Mata Merah, yang sehari-hari kerja sebagai buruh bangunan.

 

Setelah situasi dirasa aman. Tanpa basa-basi, tersangka yang berperan sebagai eksekutor alias pemetik, langsung merampas tas korban. Berhasil, kedua pelaku pun tancap gas diiringi teriakan minta tolong dari korban yang menarik perhatian pengendara lain.

 

Hingga kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Naas, motor tersangka menabrak pengendara di depannya hingga motor mereka terjatuh. Saat itulah, tersangka berhasil diamankan warga, sedangkan WW berhasil melarikan diri.

 

Aku nyesal pak, baru sekali inilah masuk penjara, ucap tersangka. Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, dari tangan tersangka berhasil diamankan satu buah tas sandang warna hitam yang di dalamnya berisi dua dompet dan uang tunai Rp. 420 ribu.

 

Kemudian sepeda motor pelaku, Mio J warna hitam Nopol BG 5018 AAM. Kita akan kenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, ancamannya maksimal 7 tahun penjara, tegas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jhoni Palapa.

SHARE