Home Informasi Serta Merta Brigadir E. Ginting Dimassa Serma A. Lubis Diamankan

Brigadir E. Ginting Dimassa Serma A. Lubis Diamankan

0

Upaya Brigadir Efendi Ginting menangkap tersangka kasus sabu-sabu berakhir tragis. Personel Polsek Medan Helvetia ini dipermak warga karena diteriaki begal, sesaat usai memborgol buruan.
Pada insiden Sabtu (7/10) malam di Simpang 3 Jalan Stasiun, Tani Asri, Sunggal itu tidak hanya Brigadir E. Ginting yang diboyoki. Seorang pria bernama Fadli justru mengalami luka paling parah. Sebab pria ini disebut-sebut sebagai kibus.
Informasi yang didapat sore sebelum kejadian, Ginting masih melakukan pengamanan di parkiran Millenium Plaza terkait akan manggungnya artis Agnes Monica.
Sekitar pukul 17.00 wib, dia tampak meninggalkan areal plaza. Ginting diduga mendapat laporan dari Fadli bahwa target mereka (Sultan) terlihat. Begitulah, Sultan akhirnya berhasil diciduk di Jalan Flamboyan 2, Tani Asri.
Dengan tangan diborgol, Sultan pun digiring. Namun upaya pengamanan tidak mudah karena sempat dihalang-halangi pihak keluarga. Puncaknya, ketika tiba di Simpang 3 Jalan Stasiun, Ginting dan Fadli diteriaki sebagai begal hingga seketika itu juga mereka diamuk warga.
Aksi main hakim tersebut terhenti setelah salah seorang anggota Den Intel TNI dan personel Polsek Medan Sunggal turun ke lokasi.
Massa yang ramai langsung mengepung petugas (Efendi) dan kibusnya yang sudah memborgol tersangka langsung dikeroyok warga. Setelah bersitegang dan sudah mengungkapkan identitas, seluruh petugas berhasil melarikan diri dari lokasi termasuk kibusnya itu,” ketus warga lainnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, Ginting dan Fadli mengalami luka memar di seluruh wajah dan luka robek di kepala. Keduanya pun dilarikan ke RS. Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif. “Warga langsung bubar begitu anggota Den Intel TNI dan Polsek Medan Sunggal turun ke lokasi,” jelas pria tersebut.
Pasca kejadian, Ginting dan Fadli membuat laporan resmi ke Polsek Medan Sunggal sesuai dengan Surat Tanda Buktk Laporan Polisi, Nomor Laporan : LP/1008/X/2017/SPKT Polsek Sunggal, tertanggal 8 Oktober 2017.
Menindak lanjuti laporan itu, Polsek Medan Sunggal akhirnya mengamankan 5 orang tersangka. Mereka adalah Sultan, Muhammad Abdul Muis Hasibuan dan Ucok Gorok (keluarga Sultan), Jaka (warga setempat) serta salah seorang anggota TNI berinisial Serma A. Lubis.
Terkait penganiayaan anggotanya, Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trilla Murni SH menyebutkan jika kasusnya ditangani Polsek Medan Sunggal.
Hingga saat ini, penyidik Polsek Medan Sunggal masih mendalami kasus ini.

SHARE