Home Informasi Berkala Dalam Hitungan Hari, Kasus Pembobolan Kos-Kosan Yang Terjadi Beberapa Waktu Lalu Menimpa...

Dalam Hitungan Hari, Kasus Pembobolan Kos-Kosan Yang Terjadi Beberapa Waktu Lalu Menimpa Korbannya, Akhirnya Terungkap

0
Dalam Hitungan Hari, Kasus Pembobolan Kos-Kosan Yang Terjadi Beberapa Waktu Lalu Menimpa Korbannya, Akhirnya Terungkap

Polda Sumsel – Dalam hitungan hari, kasus pembobolan kos-kosan yang terjadi beberapa waktu lalu menimpa korbannya seorang mahasiswi cantik sebut saja korban inisial SO yang indekos dikawasan Jalan Gubernur H Ahmad Bastari Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (24-10-2017) lalu, akhirnya terungkap.

Petugas unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 134) Polresta Palembang berhasil mengungkap kasus ini dengan pertama kali membekuk tersangka inisial AL (15), warga Jalan Mataram Jembatan Nibung RT 33 Kelurahan Kemasrindo Kecamatan Kertapati Palembang, di rumahnya.

Lalu dari hasil pengembangan petugas Tekab 134, kembali meringkus temannya inisial AS Alias EN (18), pemuda yang tinggal di Jalan Mataram Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang, saat pelaku ini sedang terlelap tidur.

Panik melihat petugas yang mengenakan baju preman, membuat keduanya saat disergap petugas, hanya mengangkat kedua tangan.

Saya mengaku salah pak, ampun-ampun pak. Tak pelak keduanya pun langsung digiring petugas ke Polresta Palembang. Ketika diperiksa tersangka EN mengaku nekat melakukan aksi pembobolan kos-kosan tersebut, lantaran kepepet dana untuk memenuhi hasratnya yang kecanduan game online.

Saat beraksi keduanya mengancam korban dengan sebilah pisau yang terlebih dahulu dipersiapkannya dari rumah. Waktu itu saya mengambil satu unit HP dan dompet milik korbannya.

Memang saat itu, karena tergoda kemolekan tubuh korban saya juga sempat menyuruh korban memenuhi hasrat birahi saya, dengan cara meminta sepong (mengemut kemaluan saya). Setelah itu takut korban teriak saya langsung kabur setelah melakukan perampokan, aku tersangka.

Sedangkan tersangka AL, mengaku saat mereka beraksi dirinya bertugas menunggu diluar, saya hanya bertugas diluar pak, hanya mengawasi situasi diluar, karena takut warga tahu, kata tersangka AL menyesal.

Lanjut tersangka AL, mengenai hasil kejahatan kami, Handphone samsung J3, dijual dikawasan 5 ulu Kertapati Palembang dengan harga Rp. 700 ribu, uangnya sudah habis pak, untuk jajan, saya kebagian Rp. 200 ribu.

Sedangkan sisanya Rp. 500 ribu bagian tersangka EN, uang dia juga sudah habis untuk nyabu, bebernya. Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalu Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya penangkapan tersangka tersebut setelah buron, usai korban SO melapor ke Polresta Palembang.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Kasat, aksi bobol tempat kos yang juga nyaris dibumbui oleh perbuatan asusila. Yang dilakukan oleh tersangka EN, ketika bersangkutan melakukan aksinya tak ada yang dirusak.

Ketika itu tersangka masuk melalui pintu belakang. Pintu belakangnya hanya dikaitan saja, jadi tersangka masuk lewat belakang, katanya.

Lanjut Kasat Reskrim didampingi oleh Kanit Tekab 134, Ipda Daniel, baru mengambil HP dan dompet, Endek dikejutkan saat korban terbangun dari tempat tidurnya.

Mengetahui hal tersebut, tersangka EN lantas mengancam korban dengan sebilah pisau yang ia bawa. Ia juga sempat menyuruh korban untuk memenuhi hasrat birahinya, setelah itu ia lantas langsung kabur meninggalkan korban di kosannya. Belum sempat terjadi sih Pak, saya langsung kabur.

Menurut tersangka aksi ini baru sekali ia lakukan. Semua itu dilakukannya karena tak memiliki uang untuk modal bermain judi online, ungkapnya.

Atas perbuatannya, diungkapkan Yon, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancamannya hukuman lima tahun penjara, tegasnya.

SHARE