Home POLDA SUMATERA SELATAN Diterjang Oleh Angin Kencang, Atap Bangunan Pasar Kalangan Bernilai Miliar Rupiah Ambruk...

Diterjang Oleh Angin Kencang, Atap Bangunan Pasar Kalangan Bernilai Miliar Rupiah Ambruk Di Kabupaten Pali

0
Diterjang Oleh Angin Kencang, Atap Bangunan Pasar Kalangan Bernilai Miliar Rupiah Ambruk Di Kabupaten Pali

Polda Sumsel – Diduga kurang kuatnya konstruksi bangunan atap pasar kalangan di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, ambruk dan jatuh ke tanah, pada Senin (23-10-2017) dini hari.

 

Beruntung musibah ambruk pasar kalangan itu yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 menelan biaya miliar itu, tidak ada menelan korban jiwa karena kalangan belum difungsikan sebagaimana mestinya.

 

Kejadian tersebut sekira pukul 02.00 wib, saat itu kondisi angin kencang disertai hujan deras. Atap seng kerangka baja itu, ambruk dan terlempar ke tanah sekitar belasan meter dari semulanya. FA, warga setempat mengatakan diketahuinya ambruk atap pasar kalangan itu diketahui oleh warga pada Senin (23-10-2017) pagi.

 

Tadi pagi, kami lewat jalan depan pasar kalangan itu, atap sudah ambruk dan jatuh ke tanah. Untung saja pasar itu belum difungsikan dan tidak ada korban jiwa, konstruksi baja atap mungkin kurang kuat, jela FA.

 

Kepala Desa Air Itam Irzan Efendi mengatakan kejadian ambrukatap terjadi sekira pukul 02.00 wib, pada Senin (23-10-2017) dini hari, saat itu hujan deras disertai angin kencang.

 

Ini memang karena angin kencang. Tapi pihak pelaksana sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk perbaikan. Padahal kami pemerintah desa telah menyurati dinas yang bersangkutan, agar pasar yang terbang untuk diperbaiki, kata Irzan.

 

Diakuinya bahwa pembangunan pasar tersebut dua tahap. Pertama tahun 2016 telah selesai dan yang terbang atapnya adalah pembangunan tahap pertama tapi pasar belum difungsikan karena belum ada serah terima dengan Pemkab PALI.

 

Kami sangat sayangkan kalau bangunan itu dibiarkan rusak walaupun itu akibat angin kencang. Harapan kami agar pihak terkait untuk segera memperbaiki, jelas Irzan.

SHARE