Home Informasi Setiap saat Ditnarkoba Berhasil Mengagalkan Peredaran 4046 Butir Ekstasi Dan 1 Kg Sabu Di...

Ditnarkoba Berhasil Mengagalkan Peredaran 4046 Butir Ekstasi Dan 1 Kg Sabu Di Dua Lokasi Yang Berbeda Di Sumsel

0
Ditnarkoba Berhasil Mengagalkan Peredaran 4046 Butir Ekstasi Dan 1 Kg Sabu Di Dua Lokasi Yang Berbeda Di Sumsel

Polda Sumsel – Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan Polresta Palembang berhasil mengagalkan peredaran 4046 butir ekstasi dan 1 Kg sabu di dua lokasi yang berbeda.

 

Narkoba tersebut hendak diedarkan para tersangkanya di wilayah Palembang dan di daerah lainnya di Sumsel. Dari pengungkapan kasus tersebut Ditresnarkoba Polda Sumsel juga berhasil menangkap seorang bandar yang memesan dan mengedarkan ribuan ekstasi.

 

Bandar narkoba itu yakni ES Alias EB (40), warga Jalan RW Mongosidi Gang Prakasa Kelurahan Kalidoni Kecamatan kalidoni Palembang, yang ditangkap di Jalan Cipto Mangun Kusumo Cirebon, yang ditangkap pada Jumat kemarin (8-9-2017) lalu.

 

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwiyanto, dalam gelar tersangka dan barang bukti, pada Senin (18-9-2017), di Mapolda Sumsel mengatakan, penangkapan terhadap tersangka ES merupakan hasil dari pengembangan penyelidikan dari tersangka sebelumnya yang telah lebih dulu ditangkap oleh pihaknya.

 

Awalnya pada Selasa (4-7-2017) lalu kita menangkap tersangka MSI Alias IQ di Jalan Mayor Laut Wiranto Kecamatan IT I Pambang dengan barang bukti 204 gram sabu. Dari keterangan tersangaka ini, diketahui jika sabu tersebut merupakan milik tersangka ES sehingga kita melakukan pengembangan.

 

Dalam pengembangan inilah kita kembali menangkap dua tersangka lainnya yakni, tersangka MU dan MA, keduanya merupakan warga Aceh dan ditangkap saat berada di dalam bus di kawasan Bayung Lincir Musi Banyuasin.

 

Dari tangan kedua tersangka kita amankan barang bukti 4046 butir ekstasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan juga diketahui jika ribuan ekstasi itu pesanan tersangka ES untuk diedarkan di Sumsel, jelasnya.

 

Masih dikatakan Tommy, setelah penangkapan kedua warga Aceh tersebut kemudian pihaknya kembali melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka ES, yang berperan sebagai bandar narkoba sekaligus pemodal.

SHARE