Home Informasi Berkala Kapolres Blora Berdayakan Bhabinkamtibmas Guna Cek Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Untuk Petani

Kapolres Blora Berdayakan Bhabinkamtibmas Guna Cek Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Untuk Petani

0

Wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah letak geografisnya termasuk dataran hutan dan persawahan hampir 75 persen mata pencarian penduduknya sebagian besar adalah petani. Guna mendukung kelancaran pada musim tanam padi bagi petani khususnya pendistribusian pupuk, Jajaran Kepolisian Polres Blora melakukan pengecekan serta pemantauan pupuk bersubsidi di seluruh wilayah Kabupaten Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H,  memerintahkan para Kapolsek jajaran agar memberdayakan anggota Bhabinkamtibmas untuk mengecek stok pupuk bersubsidi petani di distributor yang ada di wilayah desa binaanya masing-masing. Senin (30/10/17).

“Polri khususnya Polres Blora, siap mendukung program pemerintah tentang upaya khusus ketahanan pangan, agar kesejahteraan petani meningkat. Hal tersebut harus ditunjang dengan ketersediaan stok pupuk bersubsidi bagi petani yang lancar,” ungkap Kapolres Blora.

AKBP Saptono mengatakan, sidak yang dilakukan oleh jajarannya itu untuk mengecek secara langsung persediaan pupuk bersubsidi di gudang para pengecer yang bertindak sebagai penyalur pupuk bersubsidi ke kelompok tani yang ada di Desa.

“Kita tidak mau adanya penyimpangan pupuk bersubsidi di wilayah Blora. Untuk itulah, Bhabinkamtibmas harus rutin melakukan sidak. sampai saat ini stok pupuk bersubsidi masih aman untuk musim tanam bulan ini,” kata AKBP Saptono.

Dengan adanya pendampingan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas bersama dengan petugas penyuluh lapangan terhadap petani diharapkan bisa memperlancar pendistribusian pupuk, sehingga program pemerintah tentang ketahanan pangan bisa terwujud, kesejahteraan petani pun akan meningkat.

Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar segera melapor ke polisi jika melihat penyimpangan pendistribusian pupuk bersubsidi.

“Adanya indikasi penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini akan kita tanggapi secara serius. Kita juga melibatkan instansi terkait. Sebab, ini menyangkut kehidupan petani dan produktivitas tanaman. Antisipasi perlu kita lakukan supaya jangan sampai terjadi penyimpangan dan kelangkaan,” tegas AKBP Saptono.

SHARE