Home Informasi Berkala Keluarga Korban Mencari Dan Mengancam, Menantang Keluarga Pelaku

Keluarga Korban Mencari Dan Mengancam, Menantang Keluarga Pelaku

0
Keluarga Korban Mencari Dan Mengancam, Menantang Keluarga Pelaku

Polda Sumsel – Telah terjadi tembak menembak di Desa Sungai Tepuk Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, antara buruh sawit dengan pembeli sawit.

 

Akibatnya, di desa tersebut mencekam karena ada dugaan keluarga korban akan melakukan serangan terhadap keluarga pelaku yang kini melarikan diri setelah penembakan.

 

Korban tadi diketahui inisial MA Alias SR (40), merenggang nyawa setelah timah panas mengenai dada kanan yang keluar dari senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver dari tangan pelaku berinisial RP warga satu desa dengan korban.

 

Peristiwa dari penembakan tersebut, keluarga korban yang mendengar informasi itu, baik yang tinggal di lokasi kejadian maupun di Desa lain berdatangan. Selain melihat korban tewas juga tak kalah serunya lagi keluarga korban mencari dan mengancam, menantang keluarga pelaku untuk bertembakan.

 

Mendengar semakin memanas dan mencekam di Desa Sungai Tepuk, Polsek Sungai Menang bersama personil turun ke lapangan dengan mengendarai speedboat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Mengingat rawan dan jauhnya lokasi kejadian, lalu jajaran Polres OKI diturunkan untuk membantu pencegahan terjadinya serangan susulan yang dilakukan oleh keluarga korban.

 

Demikian, keluraga korban dari Desa Sungai Sodong, Gajah Mati, dan Mesuji mulai berdatangan ke rumah korban dengan dilengkapi peralatan senjata tajam maupun senjata lannya. Kalau hukum dusun ini yang berlaku nyawa dibalas nyawa, singkat keluarga korban yang tak mau disebutkan namanya.

 

Menurutnya, percuma saja melaporkan kepihak kepolisian kalau kasus ini berlaku setelah kematian. Seharusnya polisi jauh lebih cekatan dengan persoalan yang ada di desa bukan setelah kejadian baru berduyun-duyun berdatangan jadi percuma saja, ungapnya.

 

Kapolres OKI, AKBP Ade Harianto, SH, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Haris Munandar mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Jumat (29-9-2017) sekira pukul 04.00 di Desa Sungai Tepuk.

 

Awalnya sempat ada perselisiahan masalah jual beli buah sawit. Lalu terjadi keributan antara keduanya sehingga berbuntut penembakan, kata Kasat. Warga yang mendengar sumber suara tembakan, mendekati suara tembakan dan korban sudah tergeletak berlumuran darah. Korban tidak dapat tertolong lagi, karena peluru menyerang di bagian dada kanan sehingga banyak mengeluarkan darah segar, tutur AKP Harris dan korban sempat dibawa warga ke Puskesmas tetapi nyawa tak tertolongkan.

 

Melihat korbannya, jatuh dan berlumuran darah lalu pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Sementara ini pelakunya melarikan diri dan diharapkan pihak keluarga membawa pelaku ke kantor polisi untuk bertanggungjawab atas perbuatannya, harap Kasat.

 

Kedatangan Kapolres bersama personil ke Desa Sungai Tepuk, untuk meredam amarah dan dendam yang bakal keluar dari keluarga korban. Mudah-mudahan tidak terjadi gesekan. Karena kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian dan polisi akan melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelakunya, tuturnya.

 

Di Desa Sungai Tepuk dan sekitar dari siang hingga menjelang malam suasana kondusif, aman dan memang ada keluarga korban yang tidak menerima hal yang menimpa korban.

 

Saya harapkan keluarga korban bisa menahan diri dan semua ini serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian, timpal Wakapolres Kompol Ikhsan, SH.

SHARE