Home Informasi Berkala Korban Berceceran Darah Saat Ditembak Begal Di 13 Ulu Palembang

Korban Berceceran Darah Saat Ditembak Begal Di 13 Ulu Palembang

0
Korban Berceceran Darah Saat Ditembak Begal Di 13 Ulu Palembang

Polda Sumsel – Mungkin masih teringat kejadian pembegalan yang mengakibatkan korbannya inisial AP, meninggal dunia, pada Jumat (1-9-2017) lalu sekira pukul 01.00 wib, di Jalan KH Azhari, Kelurahan 13 Ulu kecamatan SU II Palembang, Sumatera Selatan.

 

Salah satu pelaku pembekalan itu yakni tersangka inisial FE (18), warga jalan KH Azhari Lorong Eka Sapta Kelurahan Tangga Takat Palembang, berhasil diringkus jajaran Polsek SU II Palembang saat berada di kediamannya tersebut.

 

Saya diajak pak oleh teman saya. Dan saya terpaksa ikut pak, karena tidak punya uang, ungkap tersangka, ketika diekspose Kapolresta, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, di halaman Polresta Palembang, pada Rabu (4-10-2017) sore.

 

Dengan mengenakan kemeja tahanan bewarna biru dan tangan diborgol, tersangka mengaku malam itu dirinya memang berniat mencari mangsa.

 

Awalnya kami berempat pak, terus keliling-keliling di kawan Jakabaring. Karena disana suasana ramai, saat kamu pulang. Nah saat pulang bertemulah dengan korban membonceng 2 cewek, katanya. Tersangka juga saat melakukan aksinya mengaku, disuruh Angga (DPO) untuk memepet korban. Pada saat itu saya yang bawa motor pak dan memepet korban, serta menyuruh mereka turun dari sepeda motornya, katanya.

 

Namun korban tak mau turun, dan AN yang masih berstatus DPO langsung melayangkan tembakan yang mengenai bagian kepala korban.

 

Korban meninggal di tempat dan motor langsung dibawa oleh tersangka AN, sudah ditembak, saya langsung lari pak karena korban berceceran darah, katanya. Pria yang pernah menghuni jeruji besi atas kasus narkoba di Lapas Pakjo Palembang, pada tahun 2013 lalu, tersangka juga menuturkan, mengaku hanya mendapatkan bagian Rp. 400 ribu.

 

Tersangka AN yang bawa motor Pak, dijualkannya ke dusun Jeremun, daerah Rambutan senilai Rp. 2,5 juta, seluruh hasil jambret saya pakai untuk makan sehari-hari Pak, katanya.

 

Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB di dampingi Kapolsek SU II Palembang, Kompol Okto Iwan Setiawan mengatakan tersangka berhasil ditangkap karena anggota Polsek SU II Palembang, berhasil mengendus keberadaannya. Setelah diketahui, barulah anggota mengejar dan menangkap tersangka FE, ungkap Kapolresta Palembang yang juga didampingi oleh Waka Polresta Palembang, AKBP Didi, dan Kabag Ops, Kompol Maruly Pardede.

 

Lanjut Kapolresta Palembang, selain mengamankan tersangka, pihaknya mengamankan dua buah sepeda motor, milik korban dan pelaku yang digunakannya saat melakukan aksi tersebut, masih ada satu lagi tersangka utama, namanya sudah kita kantongi, dan akan kita kejar.

 

Atas ulahnya tersangka akan dikenakan pasal 365 ayat 3, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tegasnya.

SHARE