Home Informasi Setiap saat Korupsi Rp 3,3 Miliar, Tiga Terdakwa Korupsi Alkes di Binjai Dihukum 4...

Korupsi Rp 3,3 Miliar, Tiga Terdakwa Korupsi Alkes di Binjai Dihukum 4 Sampai 6 Tahun

0

Dengan kerugian negara mencapai Rp 3,3 miliar, tiga terdakwa dihukum mulai dari 4 sampai 6 tahun penjara. Hukuman tersebut diberikan setelah ketiganya terbukti melakukan korupsi pada pengadaan alat kesehatan (Alkes), kedokteran dan Keluarga Berencana (KB) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Binjai, yang bersumber dari P-APBN Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 8,2 miliar.

Mereka adalah Suhadi Winata selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Pokja dalam kegiatan pengadaan tersebut, Nitra Herawati alias Mami selaku Direktur CV Dempo Sejahtera Abadi dan Fadil Gumala Harahap selaku Direktur PT Cahaya Anak Bangsa.

Menjatuhkan hukuman penjara kepada terdakwa Nitra Herawati selama 6 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan,” ucap majelis hakim yang diketuai Sontan Marauke Sinaga di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (25/10) sore.

Sementara untuk terdakwa Suhadi Winata dihukum selama 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Fadil Gumala Harahap dihukum selama 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan, lanjut hakim Sontan.

Dalam amar putusannya, majelis hakim juga menghukum terdakwa Nitra dan Fadli dengan pidana tambahan berupa hukuman Uang Pengganti (UP) kerugian negara. Terdakwa Nitra diwajibkan membayar UP sebesar Rp 3,5 miliar lebih.

Jika terdakwa Nitra tidak membayar uang pengganti setelah satu bulan putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk negara. Bila harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti dengan kurungan penjara selama 2 tahun.

Sementara terdakwa Fadli juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 238 juta subsidair 1 tahun penjara. Ketiga terdakwa dianggap melanggar Pasal 2 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Usai mendengarkan putusan, baik ketiga terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lukas Sihombing menyatakan pikir-pikir. Putusan itu lebih rendah dari tuntutan JPU. Terdakwa Nitra dituntut paling tinggi selama 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 1 tahun kurungan.

Ia juga diwajibkan membayar UP senilai Rp 3 miliar lebih atau diganti dengan kurungan selama 4 tahun penjara. Untuk terdakwa Suhadi Winata, dituntut dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 1 tahun kurungan. Sedangkan terdakwa Fadil Kumala Harahap dituntut selama 7 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 1 tahun kurungan.

Selain itu, terdakwa Fadil juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 283 juta atau diganti kurungan selama 1 tahun penjara. Dalam kasus korupsi Alkes di Dinkes Kota Binjai itu, negara mengalami kerugian mencapai Rp 3,3 miliar dari anggaran Rp 8,2 miliar.

Terdakwa Emprizal Nasution selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) telah dihukum 1 tahun 8 bulan penjara di Pengadilan Tipikor Medan, beberapa waktu lalu.

SHARE