Home Informasi Berkala Mengaku Sebagai Polisi, Begal di Jl Gresik UIBA Palembang Ini Meringis Kesakitan...

Mengaku Sebagai Polisi, Begal di Jl Gresik UIBA Palembang Ini Meringis Kesakitan Setelah Di Tembak Polisi Saat Akan Ditangkap

0
Mengaku Sebagai Polisi, Begal di Jl Gresik UIBA Palembang Ini Meringis Kesakitan Setelah Di Tembak Polisi Saat Akan Ditangkap

Polda Sumsel – Tersangka inisial DR (47), warga Bukit Besar Lorong Darmapala Kecamatan IB I, Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap petugas, saat berada di rumah, pada Selasa (3-10-2017) sekira pukul 20.00 wib.

 

Namun ketika diminta petugas untuk ikut ke Polresta Palembang tersangka kasus begal ini berusaha kabur sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembaknya.

 

Timah panas menancap di betis kakinya sebelah kanan. Setelah berhasil dilumpuhkan Dedi langsung digiring ke Polresta Palembang, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Informasi yang dihimpun dilapangan, tersangka melakukan aksinya bersama dua rekan MAN, dan END (yang mengaku polisi) yang masih berstatus DPO. Aksi begal dilakukan pada Kamis (14-9-2017) di Jalan Gresik IBA Palembang, terhadap korban inisial AM (40), warga Jalan Sukawinatan Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang.

 

Saat itu, korban sedang melintas di TKP dengan mengendarai sepeda motornya. Lalu tiba-tiba, tersangka berjumlah tiga orang dengan menggunakan mobil Avanza, langsung menyetop laju kendaraan korban.

 

Kemudian dengan modus seorang anggota polisi, tersangka DR dan END (DPO), turun di mobil berpura-pura meminta kelengkapan surat kendaraan korban. Setelah korban menunjukan kelengkapan surat kendaraannya, tersangka langsung merampas sepeda motor korban.

 

Jujur pak saya hanya diajak oleh tersangka END saat aksi itu. Saat juga tidak mengaku polisi saat melakukan aksi itu. Hanya tersangka END yang berpura-pura menjadi polisi dan membawa senjata softgun, kata tersangka DR sambil meringis kesakitan.

 

Setelah berhasil, ia pun tidak mendapatkan bagian dari hasil jual motor curian. Saya tidak mendapatkan hasilnya. Namun saat itu memang saya dijanjikan akan diberikan uang oleh tersangka END. Saya juga kenal tersangka END saat saya menjaga parkir di kawasan 26 Ilir Palembang, ungkapnya menyesal.

 

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Winara SH, SIK, tersangka memang sudah menjadi target operasi (TO) dan sudah lama diincar.

 

Nah ketika keberadaannya berhasil kita endus pelaku langsung ditangkap. Pelaku pun terpaksa kita lumpuhkan karena hendak kabur saat ditangkap, tegas Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Winara SH, SIK.

 

Menurutnya, masih ada 2 tersangka lagi, identitasnya sudah dikantongi. Hingga kini masih dilakukan pengejaran. Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 363 KHUP, dengan ancaman 7 Tahun penjara, katanya.

SHARE