Home Informasi Berkala Meski Sudah Melakukan Aksi Penipuan Dan Penggelapan Mobil Di Kota Yogya, Pelaku...

Meski Sudah Melakukan Aksi Penipuan Dan Penggelapan Mobil Di Kota Yogya, Pelaku Berhasil Ditangkap Oleh Jajaran Intelkam Polresta Palembang

0
Meski Sudah Melakukan Aksi Penipuan Dan Penggelapan Mobil Di Kota Yogya, Pelaku Berhasil Ditangkap Oleh Jajaran Intelkam Polresta Palembang

Polda Sumsel – Seperti pepatah sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Kata inilah yang tepatnya diberikan FE (31), warga Jalan Putri Dayang Rindu Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang, Sumatera Selatan.

 

Meski sudah melakukan aksi penipuan dan penggelapan mobil di kota Yogya, dia tetap berhasil ditangkap oleh Jajaran Intelkam Polresta Palembang, pada Kamis (5-10-2017) sekira pukul 16.00 wib.

 

Penangkapan berawal adanya koordinasi pihak Polda Yogya dan jajaran Intelkam Polresta Palembang, terkait aksi penipuan dan penggelapan pelaku. Setelah berkoodirnasi, jajaran Intelkam Polresta Palembang langsung melakukan penyelidikan dan mengedus keberadaan Febri.

 

Alhasil, dalam waktu hitungan hari keberadaan FE pun berhasil diendus jajaran Intelkam. Saat tengah istirahat di rumahnya, bapak anak satu ini pun panik ketika petugas mengetuk pintu rumah.

 

Tanpa perlawanan FE langsung digiring ke Polresta Palembang. Informasi yang dihimpun dilapangan, aksi penipuan dan penggelapan mobil yang dilakukan Febri berawal saat dirinya ditawarkan kerja oleh rekannya, yakni AP, menjadi sopir.

 

Lantaran tak mempunyai pekerjaan saat itu, ia pun menerima tawaran kerja dari rekan dan berangkat ke kota Yogya. Saya ditawar bekerja menjadi sopir pak oleh Apri. Karena saya tidak mempunyai jadi saya mau saja dan berangkat ke Yogya, ungkapnya.

 

Setelah sampai di kota Yogya, lanjut Febri, dia bertemu dengan bosnya (DWD) dan langsung menjadi sopir truk. Lalu baru dua hari bekerja ia pun kemudian langsung menjadi sopir pribadi.

 

Nah karena bos saya percaya dan baik dengan saya, di situ lah niat saya pak untuk melakukan pengelapan mobilnya, katanya. Menurutnya, ia melakukan aksi itu sendirian.

 

Pertama saya gelapkan truk pak. Saya jual ke kota Jambi dengan seorang pelataran seharga Rp. 30 juta. Selang 10 hari saya bekerja saya kembali gelapkan mobil pribadi bos saya, mobil Daihatsu Terios Nopol BG 9172 DE, dijual di Pendopo dengan EL dengan harga Rp. 36 Juta, bebernya.

 

Ditanya uang hasil kejahatan digunakan untuk apa, FE mengatakan, uangnya sudah habis pak untuk kebutuhan sehari-hari. Uang sudah habis untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya pun terpaksa melakukan aksi ini lantaran tidak ada uang.

 

Sedangkan menunggu gaji, belum ada gaji, katanya menyesal. Sementara, Kasat Intelkam, Kompol Mario Ivandy melalui Kasubnit, Aiptu Aviv Sancoko mengatakan, pelaku ini merupaka DPO (Daftar pencarian orang), Polda Yogya.

 

Dan setelah berkoordinasi dengan pihak Polda Yogya, tersangka langsung kita tangkap, katanya. Selain mengamankan tersangka Febri, lanjut Aviv, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa, satu unit mobil Daihathu Terios miliki korban.

 

Atas ulahnya tersangka akan dikenakan pasal 372 dan 378 KHUP, tentang penipuan dan pengelapan, ancaman penjara di atas 5 tahun. Hingga kini tersangka masih kita ambil keterangan dan akan diserahkan ke Polda Yogya, tutupnya.

SHARE