Home Informasi Berkala Para Pelaku Kejahatan Yang Satu Ini, Tergolong Tidak Berperikemanusiaan, Dagangan Siomay Masih...

Para Pelaku Kejahatan Yang Satu Ini, Tergolong Tidak Berperikemanusiaan, Dagangan Siomay Masih Diatas Motor Ketika Bandit Begal Merampasnya

0
Para Pelaku Kejahatan Yang Satu Ini, Tergolong Tidak Berperikemanusiaan, Dagangan Siomay Masih Diatas Motor Ketika Bandit Begal Merampasnya

Polda Sumsel – Pelaku pencurian disertai perampasan sepeda motor yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, kian menggila. Pasalnya, para pelaku kejahatan yang satu ini, tergolong tidak berperikemanusiaan.

Mengingat korbannya merupakan penjual siomay keliling yang biasa menjajakan dagangannya di seputaran wilayah Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI. Korban diketahui korban inisial ZA (26), harus rela kehilangan satu unit sepeda motor merk Honda Revo Fit warna hitam bernopol BG 2879 ABO.

Usai dipukul pada bagian tubuhnya menggunakan kayu oleh dua orang pelaku yang menggunakan penutup wajah yakni tersangka inisial DA Alias DO (19) dan inisial JN (DPO).

Lalu, saat terjatuh dibawah ancaman pisau, korban yang tercatat warga Jalan PS Ing Kenayan Gandus Palembang ini ketakutan dan langsung lari menyelamatkan diri.

Saat korban lari, kedua pelaku tersebut langsung mengambil sepeda motornya sembari menurunkan gerobak siomay yang tergantung di posisi jok bagian belakang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu sore (26-8-2017) lalu, sekira pukul 16.00 wib, di jalan poros Desa Lebak Pering Pemulutan Selatan Kabupaten OI.

Tak terima, korban pun akhirnya melapor ke SPKT Polsek Pemulutan berdasarkan LP/B/100/VIII/2017/Sumsel/Res OI/Sek Pml tanggal 26 Agustus 2017.

Usai menerima laporan korban, Polisi langsung melakukan penyelidikkan dengan cara mencari tahu keberadaan kedua pelaku tersebut.

Akhirnya pada Rabu siang (25-10-2017) sekira pukul 17.00 wib, petugas mengetahui keberadaan salah seorang pelaku perampas sepeda motor milik tukang siomay keliling itu yang pada saat itu sedang berada di salah satu rumah di Desa Tanjung Dayang Utara Inderalaya Selatan Kabupaten OI.

Alhasil, usai mengetahui keberadaan pelaku, Kapolsek Pemulutan bersama Kanit Res, Bripka Zulkarnain AF langsung mengepung tersangka dan meringkusnya tanpa perlawanan.

Guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, pemuda yang pada bagian lengan kirinya dipenuhi tato ini, langsung dibawa dan digelandang menuju Mapolsek Pemulutan bersama barang bukti berupa tiga unit sepeda motor hasil rampasan.

Tersangka yakni DA, warga Desa Lebak Pering Pemulutan Selatan. Dihadapan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya yang telah beberapa kali melakukan aksi perampasan sepeda motor diwilayah hukum Polsek Pemulutan.

Lanjutnya, terakhir sepeda motor hasil rampasan itu, dijual kepada seorang penadah di Desa Tanjung Dayang Utara senilai Rp. 3 juta. Dari hasil penjualan, aku kebagian Rp. 1 juta pak. Uangnya habis berpoya-poya, akunya, pada Kamis (26-10-2017) di Mapolsek Pemulutan.

Kapolsek Pemulutan, AKP Zaldi, SH M.Si membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku perampasan sepeda motor. Lanjut Kapolsek, tersangka merupakan residivis yang pernah ditahan di Lapas anak Pakjo akibat terlibat kasus pencurian. Diakui Kapolsek, bila pelaku tergolong dibawah umur.

Akan tetapi, berdasarkan upaya yang telah kita lakukan penyelidikkan, tersangka sudah enam kali terlibat aksi pencurian perampasan sepeda motor.

Kini tersangka sudah kita tahan bersama barang bukti berupa tiga unit sepeda motor hasil rampasan.

Tersangka kita jerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal diatas lima tahun penjara, tegas Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi SH, M.Si.

SHARE