Home POLDA SUMATERA SELATAN Pasalnya, Akhir-Akhir Ini Marak Beredar Oli Pelumas Mesin Kendaraan, Khususnya Roda Dua...

Pasalnya, Akhir-Akhir Ini Marak Beredar Oli Pelumas Mesin Kendaraan, Khususnya Roda Dua Yang Diduga Palsu

0
Pasalnya, Akhir-Akhir Ini Marak Beredar Oli Pelumas Mesin Kendaraan, Khususnya Roda Dua Yang Diduga Palsu

Polda Sumsel – Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, harus waspada. Pasalnya, akhir-akhir ini marak beredar oli pelumas mesin kendaraan, khususnya roda dua yang diduga palsu. Penemuan oli diduga palsu ini diungkapkan sejumlah warga yang memiliki pengalaman mengonsumsi oli pelumas kendaraan. AM, seorang warga Kelurahan Timbangan mengaku pernah menemukan oli yang diduga palsu.

 

Diceritakannya, ia pernah membeli oli pelumas di salah satu bengkel di kota Indralaya. Namun saat tutup kemasan oli dibuka, aroma dan warna oli tersebut tidak seperti oli yang biasa temukan sebelumnya.

 

Saya biasa mengganti oli pelumas sendiri tanpa meminta bantuan jasa dari bengkel. Tetapi saat itu oli yang saya beli, berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, mulai dari warna, baunya menyengat. Pokoknya beda, ungkapnya, pada Sabtu (23-9-2017).

 

Merasa penasaran, lanjut Amrullah, ia coba membeli oli dengan merk yang sama di tempat lain. Dan benar saja, perbedaan antara oli yang sebelumnya dan baru ia beli, jelas terlihat. Saat dibandingkan, kedua oli itu memiliki perbedaan signifikan.

 

Jika yang asli, warna oli lebih bening dan aromanya sedikit wangi khas oli. Kalau yang palsu tidak seperti itu, jelasnya. Berbeda dengan MA, seorang pemilik bengkel kendaraan di Jalan Lintas Palembang Indralaya Kilometer 31 Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara.

 

Ia sengaja memasang tulisan “Hati-hati dalam memilih oli mesin motor Anda. Ini adalah beda oli asli-palsu”. Bukan tanpa alasan Marta memasang tulisan tersebut, pasalnya penemuan terhadap oli palsu juga pernah dialaminya.

 

Waktu itu kebetulan persediaan oli yang kita punya lagi habis. Jadi saya memutuskan untuk membeli oli di sekitaran Indralaya. Kalau dilihat sepintas, tidak ada beda antara oli asli dan palsu, ungkapnya.

 

Dijelaskannya, seperti oli pelumas merk Yamalube. Jika dilihat pada bagian tutup botol, oli pelumas asli pada bagian atas tutup kemasan terasa kasar jika diraba. Sedangkan oli yang diduga palsu tidak terasa kasar atau polos. Perbedaan lain, lanjut Marta, terlihat pada bagian stiker di kemasan oli tersebut.

 

Jika oli pelumas asli, pada bagian bawah sebelah kiri stiker terdapat tulisan ‘Buka di sini’, sedangkan yang diduga palsu tidak terdapat tulisan tersebut.

 

Sebagai mekanik mesin kendaraan yang cukup mengerti hal ini, Marta mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan jeli saat membeli atau mengganti oli pelumas mesin kendaraan, khususnya sepeda motor agar tidak tertipu oli pelumas palsu.

 

Masyarakat harus jeli jika akan mengganti atau membeli oli, bila perlu diperiksa dulu kemasan oli tersebut. Kalau ternyata palsu, jangan ambil, tandasnya.

SHARE