Home Informasi Setiap saat Polrestabes Medan Ringkus Spesialis Jambret Bersama Dua Penadah

Polrestabes Medan Ringkus Spesialis Jambret Bersama Dua Penadah

0

humas.polri.go.id- Polrestabes Medan kembali berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan modus jambret, 4 (empat) orang yang diduga tersangka yang telah beraksi di Jalan Putri Hijau depan kantor Samsat Kel. Kesawan Kec. Medan Barat, Senin 02 Oktober 2017 pukul 23.00 WIB lalu.

Petugas mengamankan empat orang tersangka diantarannya Andi Roban als. Andi (35) warga Jl. Satria Barat Kel. Sei Kera Hulu, Medan Perjuangan, Zularmain Siringoringo als. Armen(28) Warga Jl. Sentosa Lama Gg. Antara no. 26 Kel. Sei Kera Hulu, Medan Perjuangan Juli Andika Pohan als Dika (penadah) dan Dina Mutiara Putri Harahap als. Putri (penadah).

Berdasarkan informasi dilapangan korban Dita Astuti pulang kerja menggunakan sepeda motor dari Ace Hardware Jalan Juanda dan melintas di Jalan Putri Hijau, tiba-tiba dari arah kiri tas korban ditarik oleh 2 orang pelaku yang menggunakan sepeda motor. Akibat perbuatan tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka-luka, serta kehilangan tas berisi handphone Asus Zenfone Selfie warna silver beserta uang Rp 1.000.000 dan lain-lain.

Mengetahui kejadian itu Bram Hadinata (suami korban an. Dita Astuti), (32) warga Jln. Budi Utomo Pancing II No. 79A Kel. Indra Kasih Kec. Medan Tembung langsung melaporkan kejadian yang dialami istrinya ke Polsek Medan Barat.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho,SH,SIK,Mhum mengatakan, Berdasarkan Nomor : LP/ 307 / X / 2017 / SEK MEDAN BARAT tanggal 4 Oktober 2017, Polsek Medan Barat gabungan bersama Tim Jatanras Polrestabes Medan melakukan pengejaran terhadap ke Empat tersangka.

Pada tanggal 7 Oktober 2017 sekira pukul 06.30 WIB, Saksi Rian Syahputra Harahap diamankan Petugas saat sedang menggunakan HP Asus Zenfone Selfie milik korban di rumahnya di Pasar 9 Tembung. HP tersebut dibeli dari konter HP Center Cellular milik Dina Mutiara Putri Harahap seharga Rp 1.280.000.

Kemudian pada pukul 20.00 WIB petugas kembali mengamankan Dina Mutiara Putri Harahap di alfamart Jl. Mandala. Menurut keterangan Dina bahwa HP tersebut dibeli dari seseorang bernama Dika, yang ciri-cirinya ada tato di tangan kanannya. HP tersebut dibeli seharga Rp 500.000.

Kemudian pada pukul 22.00 WIB telah diamankan Dika. Dika menerangkan bahwa Armen minta tolong untuk dibantu menjualkan hp tersebut. Dari hasil penjualan Rp 500.000, Dika mendapatkan bagian Rp 100.000.

Pada tanggal 8 Oktober 2017 jam 01.00 WIB, Petugas kembali mengamankan Armen sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam BK 4901 AFV. Armen mengatakan bahwa benar kejadian tersebut dilakukan olehnya sebagai joki dan Andi sebagai eksekutor. Sepeda motor yang digunakan adalah sepeda motor honda Vario yang digunakannya pada saat penangkapan.

Setelah melakukan penjambretan, Armen dan Andi Roban membagi hasil jambret di sekitar Jln. Pertiwi Tembung, yaitu uang Rp 1000.000 dan HP Asus Zenfone Selfie milik korban dijual oleh Armen melalui perantara Dika. Sisa hasil jambret dibawa oleh Andi Roban.

Pada tanggal 9 Oktober 2017 sekira jam 00.10 WIB Petugas kembali mengamankan Andi di Jalan Satria Barat, Sei Kera Hulu, Medan Perjuangan. Setelah dilakukan penangkapan kedua tersangka Andi dan Armen, mereka mengakui perbuatannya. Armen mengakui pada petugas bahwa sisa hasil jambret dibuang di Jl. Pertiwi.

Kemudian pada tanggal 9 Oktober 2017 sekira jam 05.00 Wib, saat dilakukan rekonstruksi sekaligus pencarian barang bukti di sekitar Jalan Pertiwi di depan SMA 11, Andi mencari di sekitar semak-semak dan diikuti oleh petugas.

“Kemudian secara tiba-tiba TSK berbalik arah dan menyerang petugas dengan pisau yang ditemukan dari semak-semak. Petugas di TKP terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur ke arah Andi, sehingga Andi tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS Bhayangkara, namun tidak tertolong.” Jelas Kombes Nugroho.

Dari Hasil penangkapan, Petugas berhasil mengamankan 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario warna hitam BK 4901 AFV, 1 (satu) unit handphone Asus Zenfone Selfie warna hitam silver, 1 (satu) kotak handphone Asus Zenfone Selfie, 1 (satu) handphone Merk Samsung J7 dan 1 (satu) handphone merk Samsung (lipat).

“Saat dilakukan interogasi lebih lanjut, para tersangka mengakui perbuatannya, dan pernah melakukan TKP lainnya antara lain, di Jl. Pahlawan dekat simpang satria pada hari sabtu, 8 Oktober 2017 jam 10.00 wib dengan barang bukti Tas warna hitam berisi HP Oppo A56, uang Rp. 1.800.000,

Kemudian di Jl. Wahidin pada hari selasa Selasa, 03 oktober2017 jam 23.00 wib, Hp Vivo warna putih dan di Jl. Wahidin dekat simpang bambu runcing sekitar 2 bulan yang lalu, jam 21.00 wib, Hp Oppo dan dijual oleh tersangka kepada Dina Aksara dengan harga Rp. 800.000.” Terang Kombes Nugroho.(ad)

SHARE