Home Informasi Serta Merta Polsek Prabumulih Barat Terima Satu Pucuk Senpira Dari Masyarakat

Polsek Prabumulih Barat Terima Satu Pucuk Senpira Dari Masyarakat

0
Polsek Prabumulih Barat Terima Satu Pucuk Senpira Dari Masyarakat

Polda Sumsel – Kepolisian Sektor Prabumulih Barat Resor Prabumulih pimpinan AKP Sofyan Afandi, SH menerima satu pucuk senjata api rakitan laras panjang tanpa amunisi yang diserahkan oleh warga atas nama Imroni yang tinggal di Rt 01 Rw 03 Kebun Duren Kel. Prabumulih Kec Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Senin (25-9-2017) sekira pukul 10.25 wib.

 

Penyerahan senjata api rakitan tersebut berkat kegiatan sambang door to door yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kel. Anak Petai Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih Aiptu Egar Charles, SH.

 

Dalam himbauannya Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat yang merasa menyimpan atau masih memiliki senjata api rakitan agar segera diserahkan kepada pihak kepolisian karena apabila masih kedapatan warga atau masyarakat menyimpan senjata api rakitan dapat dikenakan Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

 

Menurut keterangan Sdr Imroni bahwa senjata api rakitan tersebut diperolehnya pada saat dia sedang membersihkan kebunnya yang berada di daerah Sengkuang Kel. Patih Galung Kec. Prabumulih Barat Kota Prabumulih, kemudian dia memberitahukan penerimaan senpi tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kel. Anak Petai Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Aiptu Egar Charles, SH. Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandi, S.H didampingi Kanit Binmas Polsek Prabumulih Barat, Ipda Zulkifli Yahya saat dikonfirmasi mengatakan, kami masih menghimbau masyarakat yang masih menyimpan atau memiliki senjata api ilegal agar segera diserahkan kepada kepolisian.

 

Apabila diserahkan secara sukarela tidak akan dikenakan sanksi hukum, akan tetapi apabila ditemukan oleh pihak kepolisian masih menyimpan dan memliki makan akan dikenakan Undang-Undang Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara, ujar AKP Sofyan Affandi.

SHARE