Home Informasi Serta Merta Rumah Warga dan SD Tergenang Air

Rumah Warga dan SD Tergenang Air

0

SD Negeri Sukarendah Kelurahan Aekkanopan Timur tergenang air, mengakibatkan para muridnya tidak dapat mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).
Sungai Aekkanopan mendapat kiriman banjir dari hulu, menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan satu SD Negeri Sukarendah Kelurahan Aekkanopan Timur Kecamatan Kualuhhulu Labuhan¬batu Utara gagal melaksanakan Ujian Tengah Semester, Rabu (4/10).

Di lapangan air Sungai Aekkanopan meluap terjadi pukul 04.00 WIB, warga lingkungan Suka rendah Kelurahan Aek kanopan Timur yang berada di pinggiran sungai terpaksa malam menjelang subuh itu mengungsi ke rumah tetangga di bagian jalan.
Saya malam itu bersama keluarga terpaksa keluar rumah menempuh jalan yang airnya sudah hampir sepinggang menuju rumah warga di pinggir jalan ini, karena rumah kami sudah kemasukan air, ujar salah seorang ibu.

“Airnya, tiba-tiba saja da¬tang dan cepat naiknya, kami sekeluarga tergopoh-gopoh keluar rumah hanya dengan pe¬nerangan senter, Alhamdulillah sampai juga kami ke pinggir jalan, tidak berapa lama waktu salat subuh tiba,” tambahnya.
Salah seorang guru SD Negeri Suka¬rendah mengatakan jadwal anak-anak un-tuk mengikuti Ujian Tengah Semester, terpaksa harus ditunda karena sekolahnya terendam air hampir 1 meter.

Kita tidak tahu kapan dapat aktif be¬lajar mengajar, kita tunggu airnya surut, kalau hanya sebatas halaman saja yang terendam air masih bisa dilaksanakan proses belajar mengajar, mudah-mu¬dahan besok sudah surut.
Kepala Lingkungan Suka¬rendah, Bu¬yung mengatakan ada beberapa warga¬nya ter¬paksa mengungsi tadi malam karena rumahnya sudah kema¬sukan air dan pi¬haknya dari tadi malam sudah siap si¬aga melihat hujan terus turun.

Pukul 04.00 WIB, air terus naik dan warga yang rumahnya d ipinggir sungai diimbau agar mengungsi ke jalan, banjir seperti ini sudah pernah terjadi beberapa tahun lalu, biasanya kalaupun banjir tidak seperti ini, tambahnya.
Banjir yang menggenangi sebagaian Kelurahan Aekkanopan dan Aekkanopan Timur juga menggenangi jalan menuju rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Utara di lingkungan Tanah Rendah Kelurahan Aekkanopan.

Sampai pukul 20.00 WIB, air masih me¬nggenangi rumah warga, namun sudah ada penurunan sekitar 25 cm. Menurut warga, kalau malam ini kembali hujan apalagi dibagian hulu, air dapat bertambah naik, kami terus waspada, berjagajaga, ujar mereka.
Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddinsyah saat memantau banjir mengatakan, sudah memerin¬tah¬kan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kadis Kesehatan agar siaga penuh menyiapkan posko-posko untuk membantu masyarakat .
Saya perintahkan seluruh camat, ke¬pala desa/lurah agar siaga penuh, buka posko di tempat-tempat rawan banjir, ke¬selamatan warga harus menjadi prio-ritas.

Kepala Badan Penanggu¬langan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu Utara, Yanri Suhadi mengatakan akibat banjir ini, ada 118 rumah tergenang air di Kelurahan Aekkanopan, 208 rumah di Kelurahan Aekkanopan Timur dan 4 rumah di Desa Sukarame Kecamatan Kualuhhulu, serta 35 rumah di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Kualuh Selatan.

Sesuai perintah bupati, kami sudah mendirikan posko-posko untuk melayani masyarakat, kita dirikan dapur umum dan menyiapkan tim medis, serta perahu karet untuk evakuasi warga.

SHARE