Home Informasi Berkala Saat Ditegur Jangan Minum-minuman dan Berteriak, Tersangka Menikam Pemilik Warung Yang Sedang...

Saat Ditegur Jangan Minum-minuman dan Berteriak, Tersangka Menikam Pemilik Warung Yang Sedang Duduk Santai

0
Saat Ditegur Jangan Minum-minuman dan Berteriak, Tersangka Menikam Pemilik Warung Yang Sedang Duduk Santai

Polda Sumsel – Kelakuan tersangka inisial SU (52), warga Desa Aur Kecamatan lubai, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, tidak patut untuk ditiru. Hanya gara-gara tidak terima ditegur oleh korban inisial WA (45), warga Desa Tias Bangun, Kecamatan Pubian, Lampung, untuk tidak minum-minum dan berteriak di warung, tersangka nekat menusuk korban dari belakang di warung korban di Desa Aur Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, pada Sabtu (21-10-2017) sekira pukul 18.30 wib.

 

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pada Minggu (22-10-2017), kejadian tersebut berawal ketika korban menegur tersangka yang sedang minum sambil berteriak-teriak di warung miliknya.

 

Usai ditegur, tersangka pergi tetapi menggerutu sebab tidak terima ditegur dan menaruh dendam dengan korban. Ketika korban sedang duduk santai di depan warungnya, tersangka datang dan langsung menusuknya dari belakang.

 

Mendapat tusukan tiba-tiba dari belakang, korban kaget dan nyaris tidak bisa memberikan perlawanan serta tersungkur berlumuran darah.

 

Melihat korban terjatuh tersangka langsung melarikan diri, sedangkan keluarga korban serta warga langsung membawa korban RS Pertamina Prabumulih.

 

Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut, dan langsung ditindaklanjuti oleh anggota Polsek Rambang Lubai dan melakukan penangkapan pelaku saat di jalan raya Prabumulih-Baturaja tepatnya direl KA di Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai Kabupaten Muaraenim.

 

Kapolres Muaraenim, AKBP Leo Andi Gunawan didampingi oleh Kasubag Humas, AKP Arsyad Agus, saat ini, tersangka sudah diamankan bersama barang buktinya.

 

Tersangka ditangkap ketika akan mengantarkan kayu ke Prabumulih ketika melintasi rel KA Suka Merindu, mobil truk yang ditumpangi langsung di stop oleh petugas.

 

Dan tersangka yang duduk disamping sopir hanya pasrah ketika digelandang ke Mapolsek Rambang Lubai. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan tindak pidana Penganiyaan Berat (Anirat) pasal 351 KUHP.

SHARE