Home Informasi Setiap saat SatReskrim Polrestabes Surabaya Amankan Dua Provokator Penganiayaan Pesilat

SatReskrim Polrestabes Surabaya Amankan Dua Provokator Penganiayaan Pesilat

0

humas.polri.go.id Polrestabes Surabaya 6/10/17: Sat Reskrim Polrestabes Surabaya telah berhasil mengamankan dua provokator Pengeroyokan pesilat. Keduanya berinisial SS (20) warga Tubanan Baru Tandes dan JS (38) warga Jalan Kali sari Surabaya.

Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela pihaknya telah menetapkan keduanya sebagai tersangka terkait kasus ujaran kebencian.

Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela pihaknya telah menetapkan keduanya sebagai tersangka terkait kasus ujaran kebencian.

“Kedua tersangka ini memposting di sosial media akun sosial media miliknya di Facebook dan Twitter yang intinya kalimat tersebut adalah kalimat ajakan, kalimat provokasi,” ujar AKBP Leonard M Sinambela.

Berikut postingan facebook dari akun tersangka. “Lek koen rumongso BONEK. Lek koen rumongso loro ati ndelok dulur-dulurmu digepuki karo PSHT mau. Ayo ngelumpuk nang pom bensin Balongsari saiki. Tak enteni dulur, ga usah ngenteni bales mene. Salam satoe nyali,” tulis akun Jhonerly Simanjuntak.

Alhasil, dua orang tersebut dijerat pasal 28 ayat 2 UU RI no 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman
enam tahun penjara.

Kasat Reskrim polrestabes Surabaya menghimbau kedua belah pihak untuk tidak terprovokasi. Hal tersebut ditujukan untuk mencegah kejadian bentrok antara oknum bonek maupun PSHT.

“Kami menghimbau bahwa cukup kejadian ini tidak ada lagi hasutan, tidak ada lagi ujaran kebencian melalui sosial media terhadap dua kelompok ini karena kita sudah berkomitmen masing-masing para pihak untuk menjaga situasi kota Surabaya,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela saat rilis kasus di mako Polrestabes Surabaya, Jumat (6/10/2017). ***chm

SHARE