Home Informasi Berkala Saya Mencuri Karena Kepepet Tidak Mempunyai Uang Untuk Membayar Sewa Kontrakan

Saya Mencuri Karena Kepepet Tidak Mempunyai Uang Untuk Membayar Sewa Kontrakan

0
Saya Mencuri Karena Kepepet Tidak Mempunyai Uang Untuk Membayar Sewa Kontrakan

Polda Sumsel – Uang terkadang membutakan mata sesorang serta mengkesampingkan hubungan keluarga. Demi uang, seorang tukang ojek, tersangka inisial AF Bin MS (41), warga Jalan Surip Gang Rambang Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, Sumatera Selatan, nekat mencuri di rumah bibinya sendiri.

 

Namun naas, belum sempat menikmati hasil curian justru tersangka diringkus Tim opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih, pada Selasa (3-10-2017) sekira pukul 16.00 wib.

 

Tersangka membongkar rumah bibinya, korban inisial NU (51), di Jalan M Yamin gang Masjid Kelurahan Wonosari kecamatan Prabumulih Utara dan mengambil motor Suzuki FU dengan nomor polisi BG 6063 CN.

 

Tersangka masuk rumah dengan cara merusak kunci menggunakan linggis. Selanjutnya guna kepentingan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti motor dan linggis yang berhasil disita diamankan di Mapolres Prabumulih.

 

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto, SH pada Rabu (4-10-2017) mengatakan, diringkusnya tersangka AF bermula dari laporan korban NU ke Satreskrim Polres Prabumulih dengan nomor laporan LP/B-105/XI/2017/SUMSEL/pbm/sek Pbm barat.

 

Tersangka masuk rumah melalui jendela dan merusak pintu depan rumah korban menggunakan linggis lalu membawa kabur sepeda motor Suzuki FU, ujar Eryadi. Eryadi menuturkan, mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui jika tersangka tak lain adalah keponakan korban sendiri yakni AF.

 

Kita yang mengetahui keberadaan tersangka di rumahnya di Gelumbang kemudian langsung melakukan penggerbekan, kita juga berhasil mengamankan barang bukti motor hasil curian dan linggis yang dipakai untuk membongkar rumah, tegasnya seraya mengatakan tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

 

Sementara, tersangka mengakui perbuatannya mencuri motor di rumah bibinya sendiri tersebut. Saya mencuri karena kepepet tidak mempunyai uang untuk membayar sewa kontrakan Rp. 1 juta dan untuk kebutuhan makan sehari-hari, kata tukang ojek itu.

 

Pria beranak dua itu mengatakan, ia nekat mencuri di rumah bibi sendiri karena mengetahui rumah sering sepi dan motor tidak pernah dikunci.

 

Saya masuk dengan merusak pintu, lalu motor saya dorong dari rumah bibi di M Yamin dititip ke rumah mertua di Kelurahan Sukajadi. Rencana mau dijual Rp. 2,5 juta, Rp 1 juta bayar hutang dan sisanya untuk makan, bebernya.

SHARE