Home Informasi Berkala Setelah Dinyatakan Hilang Ditemukan Tewas Mengapung Di Aliran Sungai Lematang Oleh Petugas...

Setelah Dinyatakan Hilang Ditemukan Tewas Mengapung Di Aliran Sungai Lematang Oleh Petugas Badan Penanggulan Bencana Daerah

0
Setelah Dinyatakan Hilang Ditemukan Tewas Mengapung Di Aliran Sungai Lematang Oleh Petugas Badan Penanggulan Bencana Daerah

Polda Sumsel – Setelah dinyatakan hilang, korban inisial DA (28), warga Desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Lematang oleh petugas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) PALI dan Basarnas, dan warga setempat, pada Jumat pagi (22-9-2017).

 

Sebelumnya korban sempat menghilang saat mandi di Sungai Lematang usai melakukan aktivitasnya, pada Kamis (21-9-2017) sore.

 

Berdasarkan informasi dari warga setempat, korban tak pulang, diduga terseret arus aliran Sungai Lematang dan tenggelam ke dalam sungai yang tidak terlalu deras karena memang air Sungai Lematang surut.

 

Mendapat kabar korban tenggelam warga langsung mencari di pesisir sungai, namun korban tak ditemukan. Kemudian warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanah Abang dan menghubungi BPBD PALI.

 

Diduga korban tak bisa berenang atau kram saat sedang mandi. Keesokan harinya pada Jumat (22-9-2017) sekira pukul 09.00 wib, korban ditemukan mengapung usai menggunakan metode gelombang yang dibantu tim Basarnas Palembang.

 

Korban biasa mandi di Sungai Lematang saat musim kemarau. Mungkin korban tidak bisa berenang atau mengalami kram saat mandi sehingga tenggelam, kata Dono, pada Jumat (22-9-2017).

 

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) PALI, Junaidi Anuar mengatakan mendapatkan kabar ada orang hilang di aliran Sungai Lematang, Kamis sore pihak langsung datang ke lokasi dan menurunkan petugas.

 

Namun setelah dari sore sampai pukul 00.00 belum ditemukan kemudian petugas istirahat dan mencari esokan harinya. Korban ditemukan sedang mengapung, setelah dua jam dalam pencarian dari pukul 09.00 wib, pada Jumat  (22-9-2017) ditemukan setelah menciptakan gelombang yang dibantu oleh tim Basarnas Palembang, BPBD Tagana dan masyarakat, kata Junaidi.

SHARE